Bisnis Lebih Kuat, UNVR Catat Pertumbuhan selama Lima Kuartal Berturut-turut
Unilever Indonesia (UNVR) mencatatkan pertumbuhan positif selama lima kuartal berturut-turut, serta menunjukkan kemajuan yang solid dalam membangun bisnis.
IDXChannel – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal III-2026 dengan mencatatkan pertumbuhan positif selama lima kuartal berturut-turut, serta menunjukkan kemajuan yang solid dalam membangun bisnis yang lebih kompetitif dan kuat secara struktural.
Penjualan pada kuartal ketiga mencapai Rp8,9 triliun, meningkat 7,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh pertumbuhan volume dasar sebesar 6,4 persen.
Pertumbuhan laba melampaui penjualan, laba bersih dari operasi berkelanjutan meningkat 10,6 persen sepanjang tahun berjalan, meskipun inflasi komoditas dan biaya logistik yang tinggi.
“Kinerja kuartal ketiga kami menunjukkan kemajuan berkelanjutan dalam membangun bisnis yang lebih kuat. Kami mencatat pertumbuhan volume selama lima kuartal berturut-turut, dengan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan meskipun tekanan inflasi masih berlanjut. Pertumbuhan ini terjadi secara merata di seluruh portofolio kami dan mencerminkan peningkatan daya saing, eksekusi yang semakin kuat, serta penguatan merek-merek kami.” kata Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, Kamis (22/10/2026).
Adapun penjualan pada sembilan bulan pertama 2026 meningkat 7,2 persen menjadi Rp25,8 triliun, sementara laba bersih dari Operasi Berkelanjutan tumbuh 10,6 persen, melampaui pertumbuhan penjualan meskipun tekanan inflasi masih berlanjut.
Kinerja ini ditopang oleh pertumbuhan yang merata di berbagai unit bisnis dan saluran penjualan, peningkatan daya saing, eksekusi yang semakin kuat, serta investasi yang disiplin pada strategi prioritas perseroan.
Secara rinci, pertumbuhan volume selama lima kuartal berturut-turut, dengan penjualan kuartal ketiga meningkat 7,4 persen, didorong oleh pertumbuhan volume dasar sebesar 6,4 persen.
Kinerja positif itu merata di seluruh bisnis, dengan pertumbuhan pada bisnis Home & Personal Care serta Foods & Refreshment, dan didukung oleh pertumbuhan di seluruh saluran penjualan utama (route-to-market).
Selain itu, kemajuan berkelanjutan dalam memperkuat daya saing didukung oleh semakin banyaknya merek yang “SASSY”, portofolio yang lebih premium, serta pertumbuhan saluran penjualan online.
Investasi yang disiplin untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang juga dilakukan perseroan dengan lebih dari 60 persen belanja modal dialokasikan untuk peningkatan produktivitas dan perluasan kapasitas.
“Di luar capaian kuartal ini, kami terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan lebih banyak merek yang ’SASSY', portofolio yang semakin premium, serta penguatan bisnis digital. Didukung oleh eksekusi yang semakin kuat, transformasi biaya yang struktural, dan budaya kerja yang unggul, berbagai upaya tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pertumbuhan kami, tetapi juga memperkuat kemampuan Perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan secara berkelanjutan,” ujar Benjie.
Membangun Bisnis yang Lebih Kuat
Setelah berhasil mendorong pertumbuhan bisnis pada 2025, perseroan kini berfokus pada peningkatan kualitas, ketangguhan, dan keberlanjutan pertumbuhan tersebut, sekaligus menciptakan bisnis yang unggul di pasar.
Pertumbuhan penjualan sepanjang tahun berjalan meningkat menjadi 7,2 persen dibandingkan 4,3 persen pada 2025, mencerminkan kemajuan yang telah melampaui fase pemulihan dan memasuki babak berikutnya dalam transformasi Perseroan.
Perseroan menjalankan strateginya dengan berpusat pada tiga prioritas utama, yaitu:
- Lebih Banyak Merek yang “SASSY”
Perseroan terus memperkuat merek-mereknya melalui kerangka S.A.S.S.Y., yang memadukan sains (Science), estetika (Aesthetics), pengalaman sensoris (Sensorial Experiences), advokasi konsumen (Consumer Advocacy atau “Said by Others”), serta relevansi dengan generasi muda (Youthful Relevance). Merek-merek seperti Sunsilk dan Rinso menunjukkan bagaimana keunggulan produk, daya tarik merek, dan relevansi budaya yang lebih kuat dapat meningkatkan daya saing serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
- Portofolio yang Lebih Premium
Segmen premium kini mencakup sekitar 32 persen dari total pasar dan tumbuh hampir dua kali lebih cepat dibandingkan segmen utama (mainstream). Lebih dari 70 persen bisnis premium Perseroan mencatat kinerja yang unggul di pasarnya, menjadikan strategi premiumisasi sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan yang berkualitas lebih tinggi dan tangguh.
- Bisnis Digital yang Lebih Besar
Bisnis digital menjadi salah satu pendorong pertumbuhan tercepat di kategori FMCG. Perseroan terus membangun kapabilitas baru dalam menciptakan permintaan melalui pemasaran yang berfokus pada media sosial, aktivitas live streaming, dan kemitraan afiliasi untuk mempercepat pertumbuhan sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen di berbagai kanal digital.
Upaya-upaya ini didukung oleh eksekusi yang semakin kuat di lapangan, peningkatan produktivitas yang struktural, serta budaya kerja yang unggul di seluruh organisasi. Sepanjang tahun, Perseroan memperluas cakupan distribusi secara langsung, memperkaya portofolio di pasar, serta terus meningkatkan layanan pelanggan dan kualitas eksekusi di toko. Transformasi berkelanjutan yang dilakukan dalam pengadaan, manufaktur, dan model operasional juga meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta membuka ruang investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. (Febrina Ratna Iskana)