MARKET NEWS

Bumi Serpong Damai (BSDE) Raih Marketing Sales Rp2,54 Triliun, BSD City Jadi Ujung Tombak

Rahmat Fiansyah 04/05/2026 16:50 WIB

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan marketing sales sebesar Rp2,54 triliun pada kuartal I-2026 dengan BSD City tetap menjadi ujung tombak.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan marketing sales sebesar Rp2,54 triliun pada kuartal I-2026 dengan BSD City tetap menjadi ujung tombak. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp2,54 triliun sepanjang Januari-Maret 2026 dengan BSD City tetap menjadi ujung tombak. Capaian ini tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Angka marketing sales pada tiga bulan pertama tahun ini telah memenuhi 25 persen dari target sepanjang tahun ini sebesar Rp10 triliun. Hal itu juga mencerminkan daya tahan perusahaan Grup Sinarmas tersebut sebagai salah satu pengembang properti raksasa di Tanah Air.

Marketing sales pada kuartal I-2026 didorong oleh kontribusi kuat dari segmen residensial sebesar Rp1,23 triliun (49 persen), diikuti segmen komersial sebesar Rp944,14 miliar (37 persen), serta lain-lain sebesar Rp364,39 miliar (14 persen).

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya menilai, kinerja awal tahun ini menunjukkan bahwa minat pasar tetap terjaga, terutama pada proyek-proyek dengan lokasi strategis dan konsep terintegrasi.

“Kami melihat bahwa permintaan properti, khususnya di segmen residensial, masih cukup resilien. Hal ini didukung oleh kebutuhan hunian yang tetap kuat serta kepercayaan konsumen terhadap kawasan mandiri terintegrasi seperti BSD City,” ujar Hermawan dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, strategi BSDE dalam menghadirkan produk yang tepat sasaran serta program pemasaran yang adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum penjualan. Segmen residensial tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh proyek-proyek unggulan di BSD City seperti Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, serta peluncuran klaster baru “Izzi”. 

Selain itu, proyek di Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur dan Grand City Balikpapan juga memberikan kontribusi positif terhadap marketing sales.

Sementara itu, segmen komersial, penjualan ruko mendominasi dengan kontribusi Rp584,60 miliar, diikuti kavling komersial Rp246,67 miliar dan apartemen Rp112,87 miliar. Penjualan apartemen didukung oleh proyek seperti The Elements, Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City.

Secara geografis, BSD City tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 71 persen terhadap total prapenjualan, menegaskan daya tarik kawasan mandiri yang terintegrasi dan terus berkembang.

Ke depan, kata Hermawan, BSDE melihat peluang tetap terbuka seiring dengan potensi stabilisasi suku bunga serta berbagai insentif yang dapat mendorong daya beli masyarakat.

“Kami optimistis dapat mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10 triliun, dengan tetap mengedepankan strategi peluncuran produk yang prudent, memperkuat jaringan pemasaran, serta didukung oleh program penjualan nasional kami “Royal Key” yang relevan dengan kondisi pasar,” pungkasnya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE