Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Sentimen AI
Bursa saham Asia cenderung bergerak beragam pada Rabu (4/2/2026) di tengah pelemahan Wall Street semalam.
IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung bergerak beragam pada Rabu (4/2/2026) di tengah pelemahan Wall Street semalam.
Menurut data pasar, pukul 09.38 WIB, Nikkei 225 turun 0,64 persen. Penurunan ini memangkas penguatan hari sebelumnya seiring pasar Asia mengikuti aksi jual saham teknologi di Wall Street.
Sentimen investor Jepang tertekan oleh rotasi keluar dari saham-saham berbasis AI, di tengah kekhawatiran terhadap besarnya belanja modal, dengan aliran dana mulai bergeser ke sektor-sektor yang lebih siklikal.
Peluncuran alat otomasi AI terbaru dari Anthropic juga menekan saham perangkat lunak, memicu pelemahan luas pada perusahaan jasa hukum dan data.
Di dalam Negeri Sakura, investor tetap berhati-hati menjelang pemilu sela majelis rendah akhir pekan ini.
Melansir dari Trading Economics, partai berkuasa LDP diperkirakan menambah jumlah kursinya dan mendorong kebijakan fiskal yang lebih ekspansif di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Hang Seng Hong Kong juga terkoreksi 0,44 persen.
Berbeda, Shanghai Composite naik 0,26 persen, KOSPI Korea Selatan melompat 0,77 persen, dan STI Singapura terkerek 0,48 persen.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,49 persen, melanjutkan kenaikan pada sesi sebelumnya,
Di Wall Street, indeks-indeks utama ditutup melemah dengan saham perangkat lunak menjadi pemberat, seiring kekhawatiran terhadap persaingan di sektor AI.
Saham produsen chip Nvidia turun 2,8 persen dan menjadi kontributor penurunan terbesar, setelah Reuters melaporkan bahwa pengembang ChatGPT, OpenAI, tengah mencari alternatif yang lebih cepat dibanding chip AI buatan Nvidia.
Pada penutupan perdagangan Selasa, indeks Dow Jones Industrial Average turun 166,67 poin atau 0,34 persen ke level 49.240,99.
Indeks S&P 500 melemah 0,84 persen ke 6.917,81, sementara Nasdaq Composite anjlok 336,92 poin atau 1,43 persen ke 23.255,19. (Aldo Fernando)