MARKET NEWS

Bursa Asia Lanjut Naik saat Wall Street Beragam

TIM RISET IDX CHANNEL 11/02/2026 09:54 WIB

Bursa saham Asia kembali menguat pada Rabu (11/2/2026) di tengah Wall Street yang ditutup bervariasi semalam.

Bursa Asia Lanjut Naik saat Wall Street Beragam. (Foto: Reuters)

IDXChannel – Bursa saham Asia kembali menguat pada Rabu (11/2/2026) di tengah Wall Street yang ditutup bervariasi semalam.

Menurut data pasar, pukul 09.47 WIB, indeks acuan KOSPI Korea Selatan naik 0,68 persen, memperpanjang penguatan untuk hari ketiga berturut-turut. Kenaikan ini ditopang oleh kinerja solid sektor otomotif dan keuangan.

Mengutip Trading Economics, saham Hyundai Motor melonjak 4,89 persen dan Kia Corp menguat 4,07 persen, memimpin reli saham otomotif.

Dari sektor perbankan, penguatan didorong oleh KB Financial yang naik 3,60 persen, Shinhan Financial bertambah 1,94 persen, serta Hana Financial yang menguat 3,23 persen.

Di sisi lain, saham raksasa semikonduktor mencatat pelemahan. Samsung Electronics turun 0,48 persen, sementara SK Hynix merosot 1,37 persen.

Pelaku pasar mencermati beragam rilis data ekonomi.

Sentimen awalnya terdorong oleh kuatnya data perdagangan awal Februari. Ekspor Korea Selatan melonjak 44,4 persen secara tahunan menjadi USD 21,39 miliar dalam 10 hari pertama bulan ini, sehingga memberi dorongan positif bagi pasar.

Namun, optimisme tersebut tertahan oleh data ketenagakerjaan Januari yang lebih lemah dari perkiraan.

Jumlah pekerja hanya bertambah 108.000 orang, atau 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tahunan paling lambat dalam 13 bulan terakhir.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 1,44 persen pada perdagangan Rabu pagi.

Indeks ini berbalik menguat setelah melemah pada sesi sebelumnya, dengan saham perbankan dan pertambangan memimpin penguatan.

Subindeks keuangan melonjak hampir 3 persen ke level tertinggi dalam tiga bulan, didorong aksi beli saat harga turun setelah sektor asuransi sebelumnya tertekan oleh kekhawatiran terkait risiko kecerdasan buatan (AI).

Bank terbesar Commonwealth Bank turut memberi dorongan, melonjak 6,6 persen ke level tertinggi sejak 11 November 2025, menyusul laba tunai paruh pertama yang mencetak rekor sebesar AUD 5,45 miliar.

Selain itu, saham perusahaan tambang emas naik 0,7 persen untuk hari ketiga berturut-turut, mendorong sektor pertambangan secara keseluruhan menguat 0,7 persen.

Shanghai Composite turut mendaki 0,19 persen, Hang Seng Hong Kong bertambah 0,30 persen, dan STI Singapura naik tipis 0,08 persen.

Pasar saham Jepang tutup seiring perayaan hari libur nasional.

Dari Amerika Serikat (AS), indeks saham utama Wall Street bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa.

Indeks saham global dan Dow Jones mencetak rekor tertinggi, sementara indeks utama AS lainnya melemah.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun setelah data ekonomi mengindikasikan potensi perlambatan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average naik 0,10 persen ke level 50.188,14. Sebaliknya, S&P 500 turun 0,33 persen ke 6.941,81, dan Nasdaq Composite melemah 0,59 persen ke posisi 23.102,47. (Aldo Fernando)

SHARE