MARKET NEWS

Bursa Asia Melemah, Nikkei Jatuh 3 Persen di Tengah Kekhawatiran Suku Bunga AS dan Harga Minyak

TIM RISET IDX CHANNEL 11/09/2026 09:04 WIB

Bursa saham Asia melemah pada perdagangan Jumat (11/9/2026), dengan indeks Nikkei Jepang merosot lebih dari 3 persen.

Bursa Asia Melemah, Nikkei Jatuh 3 Persen di Tengah Kekhawatiran Suku Bunga AS dan Harga Minyak. (Foto: Reuters)

IDXChannel – Bursa saham Asia melemah pada perdagangan Jumat (11/9/2026), dengan indeks Nikkei Jepang merosot lebih dari 3 persen di tengah kembali menguatnya kekhawatiran kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi.

Indeks acuan Nikkei 225 turun 3,11 persen menjadi 63.243,98 pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks Topix yang mencerminkan pergerakan saham yang lebih luas melemah 1,95 persen ke level 3.975,67.

Tekanan terhadap pasar saham Jepang mengikuti pelemahan bursa AS pada perdagangan Kamis.

Kenaikan imbal hasil US Treasury serta data harga produsen AS untuk Agustus memperkuat ekspektasi investor bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat menaikkan suku bunga.

Melansir dari Reuters, Gubernur The Fed Kevin Warsh juga mengisyaratkan pergeseran dari pendekatan forward guidance atau pemberian panduan mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan. Kondisi tersebut membuat investor semakin mencermati data inflasi AS yang akan dirilis.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik masih membayangi pasar energi seiring berlanjutnya konfrontasi antara AS dan Iran yang mengganggu pasar energi global.

"Ketiga indeks utama AS turun merespons kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi jangka panjang AS, yang diperkirakan membebani saham Jepang," kata analis pasar Tokai Tokyo Intelligence Lab Takuma Ikemoto.

"Seiring Gubernur The Fed Warsh menegaskan fokus untuk menekan inflasi, sikap wait and see diperkirakan semakin menguat di pasar saham Jepang," imbuh dia.

Pelemahan juga terjadi di sejumlah bursa utama Asia lainnya.

Indeks KOSPI Korea Selatan turun 2,55 persen, Shanghai Composite China merosot 1,53 persen, Hang Seng Hong Kong turun 1,28 persen, ASX 200 Australia melemah 1,27 persen, sedangkan STI Singapura turun tipis 0,06 persen. (Aldo Fernando)

SHARE