Bursa Saham Iran Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 80 Hari Imbas Perang
Bursa saham Iran secara resmi dibuka kembali pada Selasa (19/5/2026) setelah tutup selama 80 hari akibat perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
IDXChannel - Bursa saham Iran secara resmi dibuka kembali pada Selasa (19/5/2026) setelah tutup selama 80 hari akibat perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Meski demikian, lebih dari 40 perusahaan yang terdaftar, terutama di sektor kimia dan logam dasar yang terdampak perang, belum melanjutkan perdagangan.
Dilansir dari Iran Press, sektor perbankan dan otomotif telah melanjutkan perdagangan hari ini.
"Hari ini, dengan dibukanya kembali bursa saham, investor telah menginvestasikan lebih dari dua triliun toman ke pasar modal," kata CEO Bursa Efek Teheran Mahmoud Goodarzi.
Bursa Efek Teheran secara resmi ditutup pada 28 Februari 2026, tak lama setelah serangan rudal AS-Israel menargetkan Teheran dan beberapa wilayah lain di Iran.
Wakil Ketua Organisasi Bursa Efek (SEO), Hamid Yari, mengatakan kepada media pemerintah awal pekan ini bahwa langkah tersebut bertujuan untuk melindungi aset investor.
Langkah itu juga dimaksudkan untuk mencegah perilaku emosional, dan menciptakan kondisi perdagangan di pasar dengan informasi yang lebih akurat dan transparan.
Meskipun bursa saham bukanlah sumber utama pembiayaan ekonomi di Iran, pembukaannya kembali diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi ekonomi negara tersebut dan membantu pihak berwenang menilai kepercayaan investor dan likuiditas pasar. (Wahyu Dwi Anggoro)