MARKET NEWS

CBDK Kantongi Laba Rp541 Miliar pada Awal 2026, Melesat 317 Persen

Rahmat Fiansyah 05/05/2026 05:00 WIB

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) meraih kinerja positif pada awal 2026 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp541 miliar.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) meraih kinerja positif pada awal 2026 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp541 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) meraih kinerja positif pada awal 2026 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp541 miliar. Angka tersebut melesat 317 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp130 miliar.

Pengelola kawasan CBD di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) tersebut membukukan pendapatan Rp743 miliar, tumbuh 74 persen secara tahunan. Hal ini didorong semakin optimalnya monetisasi kawasan CBD PIK2 sekaligus menegaskan kemampuan CBDK dalam mengonversi kawasan menjadi pertumbuhan laba yang semakin kuat.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo melihat capaian kuartal pertama 2026 sebagai refleksi dari semakin kuatnya eksekusi strategi bisnis CBDK dalam mengembangkan kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi baru. Dia menambahkan, pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini menunjukkan bahwa strategi monetisasi kawasan bisnis yang kami bangun di CBD PIK2 terus menghasilkan momentum yang positif. 

"Permintaan terhadap commercial land plot tetap kuat, didukung oleh semakin banyak pelaku usaha dan korporasi yang melihat kawasan ini sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang,” ujar Steven dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Dari sisi komposisi pendapatan, kontribusi terbesar berasal dari penyerahan kaveling tanah komersial yang meningkat 492 persen. Penjualan tersebut terutama berasal dari kawasan CBD PIK2, yang semakin menegaskan daya tarik kawasan sebagai lokasi strategi bagi ekspansi bisnis korporasi serta pengembangan aktivitas usaha jangka panjang.

Sementara itu, kontribusi dari produk komersial tetap terjaga melalui penyerahan berbagai proyek seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika, yang terus memperkuat aktivitas usaha dan pertumbuhan ekosistem bisnis di kawasan. 

Di segmen residensial, CBDK juga terus menghadirkan produk hunian seperti Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence untuk menjawab kebutuhan pasar akan hunian modern di dalam kawasan terintegrasi, sekaligus melengkapi pengembangan PIK2 sebagai destinasi yang mengintegrasikan aktivitas bisnis, hunian, dan gaya hidup secara berkelanjutan.

Dari sisi fundamental, CBDK didukung basis aset yang kuat dengan total aset mencapai Rp22,4 triliun per 31 Maret 2026, ditopang posisi likuiditas yang sehat serta profil leverage yang sangat prudent. Struktur permodalan yang konservatif ini memberikan fleksibilitas keuangan yang tinggi bagi CBDK untuk mempercepat pengembangan proyekproyek strategis, memperkuat sumber pendapatan berulang, serta menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang di kawasan PIK2.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, CBDK saat ini didukung oleh land bank strategis seluas 694 hektare (ha), yang menjadi fondasi utama bagi pengembangan berbagai proyek bernilai tambah di kawasan CBD PIK2. Penguatan ekosistem kawasan juga semakin nyata dengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) sebagai salah satu pusat MICE terbesar di Indonesia, yang mulai memperluas sumber pendapatan berulang CBDK.

Ke depan, pengembangan Hotel Hilton PIK2 akan semakin melengkapi ekosistem bisnis kawasan sekaligus memperkuat diversifikasi pendapatan CBDK secara berkelanjutan. Dengan kombinasi monetisasi land bank yang semakin optimal, fundamental keuangan yang solid, serta pengembangan recurring income asset yang terus berjalan, CBDK berada dalam posisi yang kuat untuk memperluas pertumbuhan usaha sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

"Ke depan fokus CBDK tidak hanya pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga pada penguatan ekosistem kawasan serta pembangunan sumber pendapatan berulang yang berkelanjutan. Dengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan pengembangan Hotel Hilton PIK2 yang terus berjalan, kami sedang membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang yang semakin kuat," tuturnya.

>

(Rahmat Fiansyah)

SHARE