MARKET NEWS

Chandra Asri (TPIA) Pastikan Operasional Berjalan Normal di Tengah Aktivitas Anak Krakatau

Rahmat Fiansyah 08/09/2026 09:40 WIB

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPAI) memastikan kegiatan operasional perseroan tetap berjalan aman di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPAI) memastikan kegiatan operasional perseroan tetap berjalan aman di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPAI) memastikan kegiatan operasional perseroan yang berlokasi di wilayah Cilegon, Banten, tetap berjalan aman di tengah perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Perseroan terus memperkuat kesiapsiagaan dan langkah mitigasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak aktivitas gunung api tersebut. Hingga saat ini, kegiatan operasional, termasuk produksi, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur, serta aktivitas logistik dan distribusi tetap berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Selain itu, Chandra Asri secara aktif memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan terus menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan, baik di wilayah Banten maupun tingkat nasional. Bersama Pemerintah Kota Cilegon, perusahaan juga telah mengikuti rapat koordinasi untuk membahas perkembangan situasi dan langkah kesiapsiagaan yang diperlukan.

Pemantauan dilakukan secara berkala dengan mengacu pada informasi dan arahan dari pihak berwenang, di samping secara rutin memantau laporan harian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait aktivitas gunung api dan potensi sebaran abu vulkanik, serta ketinggian air laut di area jetty sebagai bagian dari langkah kewaspadaan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat PT Chandra Asri Pacific Tbk, Suryandi mengatakan, keselamatan karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi prioritas perseroan

“Sejalan dengan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, kami terus memperkuat pemantauan dan kesiapsiagaan di lapangan. Hingga saat ini, kegiatan operasional kami tetap berjalan aman dengan berbagai langkah pencegahan dan prosedur tanggap darurat yang telah disiapkan,” ujar Suryandi dalam keterangan resmi dikutip Selasa (8/9/2026).

Untuk memperkuat kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan kondisi, perseroan juga memeriksa kecukupan dan kesiapan peralatan tanggap darurat. Selain itu, simulasi dilakukan untuk berbagai skenario, termasuk prosedur penghentian operasional fasilitas secara cepat apabila diperlukan.

Di area operasional, perusahaan meningkatkan pemantauan kondisi debu atau abu vulkanik melalui pemeriksaan rutin dan patroli lapangan. Perusahaan juga mengimbau karyawan untuk mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik, termasuk menggunakan masker sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain itu, prosedur kesiapsiagaan kembali disosialisasikan kepada tim terkait di lapangan untuk memastikan setiap personel memahami langkah yang perlu dilakukan dalam kondisi darurat. Perseroan juga memastikan kegiatan pembersihan filter berjalan rutin serta menjaga ketersediaan filter dan suku cadang kritis yang diperlukan untuk mendukung kesiapan fasilitas.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE