MARKET NEWS

Cimory (CMRY) Cetak Laba Bersih Rp2,03 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 33,80 Persen

Dhera Arizona Pratiwi 27/02/2026 14:46 WIB

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp2,03 triliun sepanjang 2025.

Cimory (CMRY) Cetak Laba Bersih Rp2,03 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 33,80 Persen. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp2,03 triliun sepanjang 2025. Capaian ini tumbuh 33,80 persen periode yang sama pada 2024.

"Pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi penjualan dari segmen produk olahan susu (dairy) dan makanan konsumsi (consumer foods)," ujar Direktur Utama Cimory Grup Farell Sutantio dalam keterangan resmi, di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Segmen Produk Olahan Susu mencetak kenaikan penjualan menjadi Rp4,07 triliun. Sedangkan segmen Makanan Konsumsi mencetak pertumbuhan penjualan menjadi Rp6,65 triliun.

Sejalan dengan kenaikan laba bersih, penjualan bersih juga mengalami kenaikan sebesar 18,82 persen menjadi Rp10,72 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Farell menuturkan, sepanjang 2025, Cimory berhasil mencatatkan kinerja positif yang didukung oleh inovasi produk, perluasan saluran distribusi dan pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional.

"Kinerja tahun ini menunjukkan bahwa perseroan fokus dalam keberlanjutan pertumbuhan yang kuat dan kepemimpinan dalam bidang inovasi produk melalui peluncuran berbagai produk makanan dan minuman premium berbasis protein bagi masyarakat Indonesia,” kata dia. 

Total aset perseroan tercatat meningkat menjadi Rp8,74 triliun dibandingkan 2024 yang mencapai Rp8,19 triliun. Dengan rincian terdiri dari aset lancar menjadi Rp4,19 triliun dan aset non lancar menjadi Rp4,55 triliun. 

Sedangkan, total liabilitas pada 2025 menjadi Rp1,96 triliun. Adapun liabilitas jangka pendek mencapai Rp1,88 triliun dan liabilitas jangka panjang menjadi Rp74,14 miliar. Total Ekuitas perseroan tumbuh menjadi sebesar Rp 6,78 triliun.

Dari sisi arus kas, perseroan berhasil meningkatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi dalam posisi surplus pada 2025 menjadi sebesar Rp1,91 triliun, meningkat sebesar 10,32 persen dibandingkan 2024.

Peningkatan yang signifikan pada akun arus kas bersih dari aktivitas operasi ini terutamanya disebabkan oleh penerimaan kas dari pelanggan yang meningkat sebesar 17,56 persen menjadi Rp10,58 triliun pada 2025. Dengan tingkat posisi kas dan setara kas sebesar Rp947,92 miliar pada 2025, perseroan memiliki posisi keuangan yang solid untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan.

Farell mengungkapkan, perseroan juga bermitra dengan lebih dari 18 ribu peternak sapi lokal. Hal ini menunjukkan strategi bisnis Perseroan yang inklusif dan berkelanjutan yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan ekonomi lokal.

"Pada aspek lingkungan, perseroan memperkuat komitmen terhadap efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon melalui instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada fasilitas produksi olahan susu. Melalui pemasangan PLTS tersebut, fasilitas produksi olahan susu diperkirakan dapat mengurangi sekitar 210 ton CO2 per bulan," kata Farell.

(Dhera Arizona)

SHARE