MARKET NEWS

CLEO Terus Ekspansi, Tiga Pabrik Air Minum Beroperasi di Semester II-2026

Rahmat Fiansyah 24/08/2026 17:15 WIB

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus meningkatkan kapasitas produksi untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar air minum dalam kemasan (AMDK).

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus meningkatkan kapasitas produksi untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar air minum dalam kemasan (AMDK). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus meningkatkan kapasitas produksi untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar air minum dalam kemasan (AMDK). Perseroan menambah tiga pabrik baru di luar Jawa yang beroperasi pada semester II-2026.

Pabrik baru CLEO di Palu mulai beroperasi pada kuartal III-2026. Sedangkan dua fasilitas produksi lain yang berada di Pekanbaru dan Pontianak ditargetkan beroperasi pada kuartal IV-2026.

Dengan rencana operasional tiga pabrik baru tersebut, CLEO akan memiliki 35 fasilitas produksi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan distribusi yang kini mencapai 500 simpul jaringan distribusi internal.

Presiden Direktur PT Sariguna Primatirta Tbk, Melisa Patricia mengatakan, penguatan kapasitas produksi dan jaringan distribusi menjadi salah satu fondasi perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

“Terus meningkatnya kapasitas produksi dan distribusi perseroan semakin memperkuat daya saing CLEO di industri AMDK di Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan ressmi, Senin (24/8/2026).

Penambahan tiga fasilitas produksi tersebut menunjukkan CLEO tidak hanya mengandalkan pertumbuhan permintaan, tetapi juga menyiapkan kapasitas untuk menopang ekspansi bisnis di berbagai wilayah Indonesia.

Strategi tersebut sejalan dengan kinerja CELO yang masih mencatatkan pertumbuhan dua digit sepanjang semester I-2026. Perusahaan AMDK milik taipan Hermanto Tanoko itu meraih penjualan sebesar Rp1,7 triliun, tumbuh 23,8 persen dengan laba bersih melesat 27 persen menjadi Rp262,5 miliar.

"Kami yakin ekspansi dan inovasi yang terus dilakukan secara konsisten dibarengi dengan upaya optimalisasi produksi yang dilakukan dengan gencar, akan mengantarkan perseroan pada pencapaian target pertumbuhan kinerja double digit yang telah ditetapkan," ujar Melisa.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE