Darya-Varia (DVLA) Targetkan Pendapatan Tumbuh 7-9 Persen pada 2026
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) membidik pertumbuhan kinerja keuangan yang positif pada 2026 seiring fondasi kuat yang telah dibangun perseroan.
IDXChannel - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) membidik pertumbuhan kinerja keuangan yang positif pada 2026 seiring fondasi kuat yang telah dibangun perseroan. Pada tahun ini, perusahaan farmasi dan consumer health tersebut menargetkan pertumbuhan high-single digit.
Sepanjang 2025, Darya-Varia membukukan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, tumbuh 6,9 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp2,09 triliun. Capaian ini sejalan dengan target yang ditetapkan sejak awal sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan industri farmasi.
Presiden Direktur Darya-Varia, Ian Kloer mengatakan, kinerja positif ini menandai tonggak penting 50 tahun perjalanan perseroan di industri farmasi nasional. Dia optimistis perseroan mampu melanjutkan momentum pertumbuhan dengan fokus pada pengembangan produk bernilai tambah, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan kapabilitas manufaktur dan ekspansi pasar. Dengan fundamental yang kuat dan strategi terarah, perseroan berada pada posisi yang baik untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Lima dekade perjalanan ini bukan hanya menjadi refleksi atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat bagi perseroan untuk melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya secara berkelanjutan. Berangkat dari fondasi manufaktur yang kuat, kita bertransformasi menjadi integrated healthcare solution company, tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga solusi kesehatan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat. Dengan fondasi yang kuat tersebut, perseroan optimistis melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan dengan menargetkan pertumbuhan pendapatan pada kisaran 7-9 persen di tahun 2026," katanya dalam keterangan resmi dikutip Minggu (21/6/2026).
Selama lebih dari lima dekade, Darya-Varia telah membangun kepercayaan konsumen yang kuat dan berkelanjutan. Pertumbuhan pendapatan pada 2025 didorong oleh seluruh lini usaha, dengan segmen consumer health sebagai kontributor utama sebesar Rp1,26 triliun (57 persem), tumbuh 9,1 persen dibandingkan tahun 2024. Kinerja positif dari segmen consumer health tersebut turut mengimbangi kontraksi sebesar 5, persen pada bisnis obat resep.
Meski begitu, segmen obat resep tetap memberikan kontribusi signifikan dengan pendapatan sebesar Rp666 miliar, atau sebesar 30 persen dari total pendapatan Perseroan, sementara segmen ekspor dan toll manufacturing mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 27 persen dengan total pendapatan sebesar Rp257 miliar.
Di sisi profitabilitas, Darya-Varia tetap menjaga kinerja yang sehat melalui pengelolaan biaya yang disiplin, efisiensi operasional, serta penguatan bauran produk yang mendukung stabilitas kinerja keuangan
Memasuki 2026, tren pertumbuhan berlanjut dengan pendapatan kuartal satu mencapai Rp595 miliar, meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh kekuatan brand, portfolio produk yang solid, serta kepercayaan konsumen yang terus terjaga.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan, perseroan terus memperkuat pipeline inovasi melalui peluncuran produk-produk baru di awal tahun ini, antara lain Natur-E Glothione, Natur-E Skin Start Hand & Body Lotion, serta Paratusin DMP di kategori cough & cold, guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Sebagai bagian dari transformasi jangka panjang, Darya-Varia juga meluncurkan DiViLab, produk alat kesehatan terintegrasi yang menandai ekspansi ke sektor Medical Technology (MedTech) dan Connected Healthcare. Melalui DiViLab, Perseroan menghadirkan solusi pemantauan kesehatan berbasis IoT dan AI, termasuk DiViLab Optima 4-in-1 dan DiViLab CORE 3-in-1, yang memperkuat portofolio solusi kesehatan terintegrasi yang lebih mudah, terhubung, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
(Rahmat Fiansyah)