MARKET NEWS

DBS Bantah Rumor Merger dengan BCA

Tim IDXChannel 29/10/2026 12:31 WIB

DBS Group membantah rumor merger antara anak usahanya, PT Bank DBS Indonesia, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

DBS Bantah Rumor Merger dengan BCA. (Foto: BCA)

IDXChannel – DBS Group membantah rumor merger antara anak usahanya, PT Bank DBS Indonesia, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Kabar yang beredar di media sosial tersebut sebelumnya dikaitkan dengan lonjakan saham BBCA hingga 7 persen pada Rabu (28/10/2026).

Mengutip The Straits Times, Kamis (29/10/2026), juru bicara DBS menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.

“Tidak ada kebenaran dalam rumor tersebut,” kata juru bicara DBS menanggapi pertanyaan mengenai kabar yang beredar.

Rumor tersebut menyebutkan Bank DBS Indonesia berpotensi dilebur ke dalam BCA, dengan BCA tetap menjadi entitas yang bertahan setelah merger.

Dalam skema yang beredar, pemegang saham DBS Indonesia dikabarkan akan menerima saham baru BBCA sebagai kompensasi melalui transaksi inbreng atau penyetoran modal dalam bentuk non-tunai.

Rumor ini juga beredar di media sosial X. Akun Ricky Ho (@rickyho_1989), misalnya, mengunggah spekulasi mengenai kemungkinan transaksi tersebut dan mengaitkannya dengan kenaikan tajam saham BBCA pada perdagangan Rabu.

Namun, unggahan itu juga menegaskan bahwa kabar tersebut masih berupa rumor pasar yang belum dikonfirmasi dan bukan aksi korporasi yang diumumkan secara resmi.

Dari sisi kepemilikan, tulis akun tersebut, DBS Bank Ltd. menguasai 99 persen saham Bank DBS Indonesia, sedangkan 1 persen sisanya dimiliki BCA.

Bank DBS Indonesia merupakan anak usaha DBS Group yang menyediakan layanan perbankan korporasi, usaha kecil dan menengah, konsumer, serta pengelolaan kekayaan di Indonesia.

Sementara itu, BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar milik keluarga Hartono.

Di pasar, saham BBCA terkoreksi 4,27 persen ke level Rp5.050 per unit hingga penutupan sesi I, Kamis (29/10/2026). (Aldo Fernando)

SHARE