MARKET NEWS

Dicoret dari MSCI Small Cap Index, Antam (ANTM) Tegaskan Fundamental Bisnis Solid 

Desi Angriani 14/05/2026 05:05 WIB

Antam menegaskan fundamental bisnis perseroan tetap terjaga usai terdepak dari MSCI Small Cap Index.

Dicoret dari MSCI Small Cap Index, Antam (ANTM) Tegaskan Fundamental Bisnis Solid  (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam menegaskan fundamental bisnis perseroan tetap terjaga usai terdepak dari MSCI Small Cap Index.

Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi Haryanto, mengatakan, perubahan dalam indeks global merupakan bagian dari dinamika pasar modal internasional yang terus berkembang.

Pergerakan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari struktur pasar, aksesibilitas pasar, likuiditas, hingga evaluasi berkala yang dilakukan penyedia indeks global.

“Antam memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Perseroan memastikan, sejumlah proyek strategis tetap berjalan sesuai rencana, termasuk pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel yang menjadi salah satu fokus utama bisnis hilirisasi Antam.

Sejalan dengan itu, Antam juga terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada investor domestik maupun global.

Perseroan menilai aspek transparansi, disclosure, serta engagement dengan investor menjadi faktor penting untuk memperkuat daya tarik investasi jangka panjang di pasar global.

Selain menjaga pertumbuhan bisnis, Antam juga berupaya meningkatkan kualitas komunikasi dengan investor melalui penguatan public disclosure, peningkatan hubungan dengan investor institusi global, serta partisipasi aktif dalam berbagai forum investasi internasional.

“Antam akan terus fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional,” kata Wisnu.

(DESI ANGRIANI)

SHARE