MARKET NEWS

Direktur Utama Clipan Finance (CFIN) Mundur

Rahmat Fiansyah 19/05/2026 10:34 WIB

Direktur Utama PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), Harjanto Tjitohardjojo mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.

Direktur Utama PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), Harjanto Tjitohardjojo mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Direktur Utama PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), Harjanto Tjitohardjojo mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Keputusan tersebut karena Harjanto ingin berkarier di luar perseroan.

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Harjanto Tjitohardjojo selaku Direktru Utama perseroan tertanggal 13 Mei 2026," kata Direktur & Sekretaris Perusahaan Clipan Finance, Jahja Anwar dikutip Selasa (19/5/2026).

Jahja mengungkapkan, alasan Harjanto munduk karena fokus mengembangkan karier dan kesempatan profesional baru di luar perseroan, sehingga memerlukan dedikasi dan perhatian penuh.

Pengunduran diri Harjanto akan berlaku efektif setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang juga bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan direksi. Adapun perseroan telah menjadwalkan RUPST pada 18 Juni 2026.

Harjanto ditunjuk menjadi Dirut Clipan Finance dalam RUPST 2021 dan memperoleh restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Oktober 2021. Dia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Krida Wacana Jakarta pada 1991.

Pria berusia 57 tahun tersebut sebelum bergabung dengan Clipan Finance menjabat sebagai Marketing and Sales Director PT Mandiri Tunas Finance (2010-2021).

Kariernya cukup lama berada di Astra Group. Dia mengawali karier sebagai management trainee Auto 2000 pada 1991 dan terus merangkak naik menjadi Sales Manager, Kepala Cabang, hingga menjadi Vice President di Tunas Toyota (2006-2010).

Di tangan Hardjanto, Clipan menjelma menjadi perusahaan multifinance yang efisien. Meskipun dari sisi pendapatan hanya naik 10 persen dalam lima tahun terakhir, profitabilitas perseroan naik tajam.

Laba kotor tumbuh 525 persen dari Rp44 miliar di 2021 menjadi Rp275 miliar pada 2025. Begitu juga dengan laba bersih yang melesat 360 persen di periode yang sama menjadi Rp212 miliar.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE