MARKET NEWS

Elnusa (ELSA) Cetak Pendapatan Usaha Rp14,5 Triliun di 2025, Ini Segmen Penopangnya

Dhera Arizona Pratiwi 05/03/2026 22:30 WIB

PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun.

Elnusa (ELSA) Cetak Pendapatan Usaha Rp14,5 Triliun di 2025, Ini Segmen Penopangnya. (Foto Dhera Arizona/IDXChannel)

IDXChannel – Subholding Upstream PT Pertamina (Persero), PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun. Angka ini tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, diikuti pula oleh kinerja profitabilitas yang solid. Sepanjang 2025, Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar.

Direktur Utama Elnusa (ELSA) Litta Ariesca menyampaikan, capaian ini mencerminkan konsistensi transformasi bisnis yang dijalankan perseroan melalui penguatan operasional, efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan risiko yang disiplin di tengah dinamika industri energi.

Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional. Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan Perseroan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Dia menuturkan, kinerja Elnusa didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi Jasa Hulu Migas Terintegrasi, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi, serta Jasa Penunjang Migas.

Sepanjang 2025, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60 persen dari total pendapatan, diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28 persen, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12 persen.

"Komposisi ini mencerminkan ketahanan model bisnis Elnusa yang mampu menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir industri energi," kata Litta.

Dari sisi posisi keuangan, Elnusa mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun. Perseroan juga mampu menjaga Net Profit Margin di level 5,0 persen, yang menunjukkan kemampuan mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri energi.

Ke depan, ujar Litta, Elnusa akan melanjutkan transformasi melalui penguatan inovasi, kapabilitas teknologi, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem Pertamina Group guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. 

“Elnusa akan terus berfokus pada penguatan fundamental perusahaan, peningkatan kapabilitas teknologi, serta operational excellence agar dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri energi Indonesia,” ujarnya.

(Dhera Arizona)

SHARE