MARKET NEWS

Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Perpanjang Kontrak Tambang Kideco hingga 2029

Desi Angriani 02/01/2026 20:43 WIB

Samindo memperpanjang kontrak jasa pertambangan PT Kideco Jaya Agung hingga 2029.

Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Perpanjang Kontrak Tambang Kideco hingga 2029 (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Emiten jasa pertambangan batu bara milik Low Tuck Kwong, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) memperpanjang kontrak jasa pertambangan PT Kideco Jaya Agung hingga 2029.

Seiring dengan itu, Samindo juga membidik peluang kontrak baru untuk pekerjaan overburden (OB) maupun coal-getting, guna memperluas portofolio bisnis dan menjaga stabilitas pendapatan ke depan.

"Perseroan telah berhasil memperpanjang kontrak jasa pertambangan di site Kideco selama 5 tahun hingga 2029," tulis manajemen dalam paparan Public Expose di keterbukaan informasi, Jumat (2/1/2025).

Untuk 2025, perseroan mengestimasi realisasi coal-getting mencapai 5,4 juta ton dengan volume hauling sekitar 24.000 K ton. Sementara pada 2026, target coal-getting ditetapkan lebih konservatif di level 4,5 juta ton, dengan volume hauling tetap di angka 24.000 K ton.

Manajemen menyebut, tekanan kinerja pada kuartal III-2025 dipengaruhi oleh sejumlah faktor antara lain melemahnya harga batu bara global yang membuat banyak operator tambang menahan tingkat produksi.

Kemudian tingginya curah hujan hingga akhir tahun menghambat aktivitas lapangan, hingga kendala isu keselamatan (safety issue) di anak usaha PT SIMS yang sempat memicu penghentian sementara operasional selama beberapa hari.

"Harga batu bara di 2025 telah mencapai titik terendahnya. Perseroan optimistis akan terjadi pemulihan permintaan dan potensi kenaikan harga tipis di tahun mendatang dibandingkan realisasi tahun ini," tutur manajemen.

Sementara itu, penurunan kinerja pada segmen sewa kendaraan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) dipicu oleh tren pelemahan harga batu bara global sepanjang 2025. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya aktivitas tambang, yang berujung pada menurunnya permintaan penyewaan kendaraan 4x4 di area pertambangan batu bara.

"Perseroan tengah mengkaji ekspansi dan diversifikasi layanan TRJA, agar bisnis ini tidak semata bergantung pada kontrak jangka pendek di sektor batu bara," kata manajemen.

(DESI ANGRIANI)

SHARE