MARKET NEWS

Erajaya (ERAA) Perkuat Diversifikasi Bisnis di Luar Kategori Digital

Dhera Arizona Pratiwi 04/10/2026 16:03 WIB

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) fokus melakukan diversifikasi bisnisnya di luar kategori digital.

Erajaya (ERAA) Perkuat Diversifikasi Bisnis di Luar Kategori Digital. (Foto Dhera/IDX Channel)

IDXChannel - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) fokus melakukan diversifikasi bisnisnya di luar kategori digital, dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari konsumen. Hal itu dilakukan mengingat perjalanan Erajaya selama 30 tahun turut diwarnai perubahan teknologi dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

“Setiap vertikal, mulai dari Erajaya Digital, Erajaya Active Lifestyle, hingga Erajaya Food & Nourishment, kami kembangkan bukan sekadar untuk memperluas portofolio bisnis, tetapi karena kami melihat relevansinya dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Kami ingin hadir tidak hanya ketika konsumen membutuhkan perangkat digital, tetapi juga melalui beragam kebutuhan dan pengalaman lifestyle lainnya” ujar President Director & Group CEO Erajaya (ERAA) Budiarto Halim dalam konferensi pers di Jakarta, ditulis Minggu (4/10/2026).

Budiarto mengungkapkan, dari perangkat digital hingga kendaraan listrik, fashion, apparel dan perlengkapan olahraga, serta food & beverage, Erajaya secara konsisten menghadirkan ragam pilihan produk dan pengalaman baru di sejumlah kategori melalui kemitraan dengan berbagai brand global terkemuka.

Melalui Erajaya Active Lifestyle, misalnya, Group memperluas portofolionya dengan menghadirkan XPENG di kategori kendaraan listrik, Gentlewoman untuk fashion, serta ANTA, Under Armour dan Wilson di kategori olahraga.

Pada vertikal Erajaya Food & Nourishment, Erajaya memperluas portofolionya melalui Chagee, serta mempersiapkan kehadiran I’m donut? dan Oriental Kopi di Indonesia.

"Kehadiran jajaran brand global tersebut mencerminkan upaya Erajaya merespons minat konsumen terhadap ragam pilihan di kategori teknologi, gaya hidup, dan food & beverage," kata dia.

Dengan demikian, langkah diversifikasi ini tidak hanya memperluas rekam jejak bisnis, tetapi juga menghadirkan brand yang relevan dengan preferensi dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Dia menerangkan, perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya. Melalui kemitraan dengan berbagai brand, perseroan berupaya menghadirkan produk dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan konsumen, baik di kategori digital maupun lifestyle.

"Kami melihat bahwa spektrum kebutuhan konsumen kini semakin beragam, sehingga peran Erajaya berkembang lebih dari sekadar penyedia satu kategori produk, melainkan mitra yang melengkapi berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Budiarto.

Dia menegaskan, pengembangan portofolio tersebut ditopang secara solid oleh ekosistem omnichannel Erajaya yang mengintegrasikan jaringan gerai fisik, platform digital, dan ekosistem loyalitas pelanggan yakni Eraspace.

Integrasi ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk mengenal dan mencoba produk secara langsung di toko, sekaligus mencari informasi, membandingkan pilihan, dan bertransaksi melalui kanal digital. 

"Berbekal sinergi antara jaringan ritel dan kanal digital yang saling terhubung, Erajaya berhasil memperluas aksesibilitas konsumen terhadap berbagai brand dan pengalaman berbelanja yang unggul di seluruh titik interaksi (touchpoint)," ujar Budiarto.

Sebagai informasi, hingga semester I-2026, Erajaya mengoperasikan lebih dari 2.500 gerai di Indonesia, Singapura, dan Malaysia, didukung oleh lebih dari 22.000 karyawan serta ekosistem 18,4 juta anggota MyEraspace. Transformasi ini juga ditandai dengan kemitraan Erajaya bersama lebih dari 30 brand kelas dunia, yang memperkuat portofolio bisnisnya di berbagai kategori.

Ekspansi bisnis Erajaya berlanjut sepanjang semester I-2026 dengan penambahan 173 gerai baru. Dari keseluruhan jaringan tersebut, vertikal Erajaya Digital mengoperasikan 1.920 gerai, diikuti Erajaya Active Lifestyle dengan 256 gerai, dan Erajaya Food & Nourishment sebanyak 90 gerai.

Sementara itu, jaringan internasional Erajaya di Singapura dan Malaysia mencakup 240 gerai. Pengembangan jaringan di berbagai kategori ini turut memperluas kontribusi bisnis di luar kategori digital, yang menyumbang sekitar 12 persen dari total penjualan Group pada semester I-2026. Sepanjang 2025, Erajaya membukukan penjualan tahunan sebesar Rp76 triliun.

(Dhera Arizona)

SHARE