FOLK Resmi Tuntaskan Private Placement, Raih Dana Rp57 Miliar
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menuntaskan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
IDXChannel - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menuntaskan proses Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dari aksi korporasi itu, perseroan meraup dana segar sebesar Rp57 miliar.
FOLK menerbitkan sekitar 143 juta saham baru dalam PMTHMETD tersebut atau setara 3,63 persen dari total saham yang dikeluarkan oleh perseroan, sehingga ada dilusi 3,5 persen bagi pemegang saham yang tidak terlibat. Sementara itu, harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp398 dengan nilai nominal Rp20 per saham.
Dari total saham yang diterbitkan, pemegang saham utama sekaligus pengendali FOLK, PT Garam Ventura Indonesia (terafiliasi) menyerap sekitar 92,96 juta saham. Kemudian Sutopo Widodo (non-afiliasi) mengambil 50,25 juta saham.
"Rencana penggunaan dana PMTHMETD untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan atau entitas anak usaha perseroan," kata manajemen FOLK, Selasa (20/1/2026).
Terkait pihak pembeli, FOLK beralasan partisipasi pemegang saham terafiliasi bertujuan memberikan kepastian pendanaan sekaligus mendukung percepatan implementasi rencana bisnis FOLK.
"Komitmen pendanaan dari pihak terafiliasi memungkinkan perseroan untuk memperoleh tambahan modal secara tepat waktu, tanpa menghambat langkah ekspansi dan pengembangan usaha yang sedang dan akan dijalankan," katanya.
Dengan setoran modal baru ini, jumlah saham FOLK meningkat menjadi 4,09 miliar dari 3,95 miliar saham. Sementara itu, jumlah modal disetor dan dibayar penuh naik dari Rp78,96 miliar menjadi Rp81,83 miliar.
FOLK meraih persetujuan dari pemegang saham untuk menggelar private placement pada 12 Desember 2025. Dalam tiga bulan terakhir, harga sahamnya melesat lebih dari 370 persen ke level Rp985.
(Rahmat Fiansyah)