FORE Tanamkan ESG sebagai DNA Bisnis, Serap Lebih dari 5.000 Tenaga Kerja
Perseroan menegaskan bahwa aspek keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, melainkan telah menjadi bagian dari DNA perusahaan dalam menjalankan operasional
IDXChannel - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Perseroan menegaskan bahwa aspek keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, melainkan telah menjadi bagian dari DNA perusahaan dalam menjalankan operasional dan ekspansi usaha.
Di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) yang semakin kompetitif, FORE mengedepankan tiga pilar utama ESG, yakni pelestarian lingkungan, pemberdayaan sosial dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance.
Dari sisi lingkungan, FORE menjalankan sejumlah inisiatif untuk mengurangi dampak operasional terhadap lingkungan. Salah satunya melalui penggunaan gelas plastik yang dapat digunakan kembali (reusable) oleh pelanggan sejak awal berdiri. Selain itu, lini bisnis Fore Donut juga telah memanfaatkan gelas berbahan recycled PET (rPET) guna mendukung ekonomi sirkular dan mengurangi limbah plastik.
Pada aspek sosial, perusahaan aktif menjalankan program tanggung jawab sosial melalui ForeCare: Nutrisi untuk Negeri. Dalam program yang digelar pada Ramadan 2026 tersebut, FORE bekerja sama dengan puskesmas setempat di Kecamatan Teluknaga, Tangerang, untuk menyalurkan Paket Makanan Tambahan (PMT) kepada 300 balita dengan kondisi gizi kurang serta lebih dari 60 ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia.
Kontribusi sosial FORE juga tercermin dari penciptaan lapangan kerja. Hingga akhir Mei 2026, jumlah karyawan perseroan telah melampaui 5.000 orang, meningkat dari sekitar 4.300 orang pada akhir 2025.
Mayoritas tenaga kerja tersebut berasal dari kalangan generasi muda. Sebanyak 97 persen karyawan berusia di bawah 30 tahun, sementara 84 persen merupakan lulusan SMA dan SMK. Perseroan juga mencatat keterlibatan perempuan mencapai 45 persen dari total tenaga kerja.
Untuk mendukung pengembangan SDM, FORE secara rutin menggelar program Fore Grind Master, kompetisi internal bagi para barista. Pada penyelenggaraan musim ketiga di akhir 2025, kompetisi tersebut berhasil menyaring 10 finalis terbaik dari lebih dari 3.000 barista yang mengikuti proses seleksi di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara dari sisi tata kelola, FORE menempatkan transparansi dan kepercayaan konsumen sebagai prioritas utama. Hal tersebut diwujudkan melalui kepemilikan Sertifikasi Halal sejak 2023 yang mencakup aspek keamanan produk, pengawasan rantai pasok, serta perluasan akses pasar yang inklusif bagi konsumen.
Manajemen meyakini integrasi prinsip ESG ke dalam seluruh aspek operasional dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, karyawan, pelanggan, serta lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, FORE berupaya menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
(Shifa Nurhaliza Putri)