MARKET NEWS

Harga Aluminium Turun, Harapan Damai AS-Iran Kembali Menguat

TIM RISET IDX CHANNEL 28/04/2026 09:57 WIB

Harga aluminium melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026), seiring munculnya harapan baru atas kemajuan negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga Aluminium Turun, Harapan Damai AS-Iran Kembali Menguat. (Foto: iStock)

IDXChannel - Harga aluminium melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026), seiring munculnya harapan baru atas kemajuan negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Kontrak aluminium paling aktif di Shanghai Futures Exchange tercatat turun 1,5 persen ke level 24.590 yuan per ton, menjadi yang terendah sejak 13 April.

Sementara itu, harga aluminium tiga bulan di London Metal Exchange (LME) melemah 0,46 persen ke USD3.561,5 per ton, terendah sejak 22 April.

Melansir dari Reuters, sentimen pasar dipengaruhi perkembangan terbaru setelah Presiden Donald Trump membahas proposal baru dari Iran bersama penasihat keamanan nasionalnya.

Namun, seorang pejabat AS menyebut Trump belum puas karena proposal tersebut tidak mencakup isu program nuklir Iran.

Pelaku pasar kini mencermati arah negosiasi tersebut untuk menilai peluang dibukanya kembali Selat Hormuz, jalur vital yang sebelumnya menyumbang sekitar 9 persen pasokan aluminium global sebelum konflik pecah.

Meski kedua pihak telah melakukan pembicaraan, hingga kini belum tercapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah mendorong inflasi dan menekan prospek pertumbuhan ekonomi global.

Sejumlah analis sebelumnya menaikkan proyeksi harga aluminium akibat gangguan pasokan selama konflik.

Namun, survei Reuters menunjukkan harga diperkirakan kembali turun dari level tinggi saat ini dalam beberapa bulan ke depan.

Dari sisi fundamental, analis Everbright Futures mencatat adanya kontras antara penurunan stok di gudang London Metal Exchange dan penumpukan persediaan di Shanghai Futures Exchange. Kondisi ini membatasi penyempitan selisih harga antara pasar domestik dan global.

Untuk logam lainnya di Shanghai Futures Exchange, harga tembaga turun 0,82 persen, timah merosot 2,44 persen, dan seng melemah 2,68 persen, sementara nikel dan timbal relatif stabil.

Di LME, pergerakan cenderung bervariasi, dengan nikel menguat tipis, sementara logam lain bergerak melemah. (Aldo Fernando)

SHARE