Harga CPO Melemah 3 Hari Beruntun
Harga minyak sawit mentah (CPO) melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga berturut-turut pada Kamis (25/6/2026).
IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga berturut-turut pada Kamis (25/6/2026), seiring penurunan harga minyak mentah dan minyak nabati pesaing.
Pelaku pasar juga menanti data ekspor untuk mengukur tingkat permintaan.
Kontrak CPO acuan untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives turun 1,71 persen menjadi 4.554 ringgit Malaysia per ton pada 15.05 WIB.
Kontrak tersebut sebelumnya melemah 0,83 persen dalam dua sesi perdagangan terakhir.
"Harga berjangka CPO hari ini mengikuti pelemahan eksternal sehingga pasar kembali tertekan, sembari menunggu data ekspor periode 1-25 Juni yang diharapkan dapat memberikan dukungan," ujar seorang trader berbasis di Kuala Lumpur, dikutip Reuters.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di bursa Dalian turun 0,43 persen, sementara kontrak minyak sawitnya melemah 2,19 persen.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga terkoreksi 0,34 persen.
Harga minyak mentah melanjutkan penurunan pada Kamis, mendekati level sebelum pecahnya perang Iran, setelah ekspektasi meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah mengalahkan kekhawatiran terhadap permintaan.
Harga minyak sawit kerap mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena komoditas ini bersaing dalam pasar minyak nabati global.
Selain itu, minyak sawit juga sering dipengaruhi harga minyak mentah, karena pelemahan harga minyak membuat minyak sawit menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel. (Aldo Fernando)