MARKET NEWS

Harga CPO Melemah Sepekan, Tertekan Harga Minyak dan Aksi Ambil Untung

TIM RISET IDX CHANNEL 28/06/2026 13:15 WIB

Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat kerugian mingguan akibat tekanan dari penurunan harga minyak mentah yang berlanjut.

Harga CPO Melemah Sepekan, Tertekan Harga Minyak dan Aksi Ambil Untung. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat kerugian mingguan akibat tekanan dari penurunan harga minyak mentah yang berlanjut serta aksi ambil untung di tengah lemahnya permintaan ekspor.

Kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives Exchange (FCPOc3) turun 1,72 persen sepanjang pekan ini.

Pada perdagangan Jumat, kontrak tersebut naik tipis 0,2 persen menjadi 4.566 ringgit Malaysia per metrik ton saat penutupan.

Kontrak minyak kedelai paling aktif di bursa Dalian naik 1,15 persen pada hari yang sama, sementara kontrak minyak sawit menguat 1,83 persen. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 1,04 persen.

Harga minyak sawit bergerak mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaingnya karena komoditas tersebut bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar di industri minyak nabati global.

Harga minyak mentah anjlok lebih dari 3 persen pada Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan yang tajam.

Pelemahan terjadi setelah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan mereda karena semakin banyak kapal tanker minyak yang sebelumnya tertahan mulai keluar dari Selat Hormuz, meski sebuah kapal kargo terkena serangan di dekat Oman pada Kamis.

Penurunan harga minyak mentah berjangka membuat minyak sawit menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.

"Tidak adanya permintaan baru, melemahnya harga energi, penurunan harga minyak kedelai berjangka, serta belum adanya kejelasan terkait alokasi B50 memicu aksi ambil untung pada kontrak berjangka CPO," kata Kepala Riset broker minyak nabati Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, dikutip Reuters.

Indonesia telah menerbitkan regulasi untuk menerapkan kebijakan biodiesel B50 mulai 1 Juli, dengan masa transisi selama tiga bulan bagi pengecer untuk menghabiskan stok yang sudah ada, menurut pejabat senior Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis.

Kenaikan ekspor produk minyak sawit Malaysia turut membatasi penurunan harga CPO sepanjang pekan ini.

Berdasarkan data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia, ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-25 Juni meningkat 11,1 persen.

Sementara itu, lembaga survei kargo Intertek Testing Services mencatat kenaikan ekspor sebesar 10,6 persen. (Aldo Fernando)

SHARE