Harga CPO Terkoreksi, Rekor Stok Malaysia Tekan Pasar
Harga minyak sawit mentah (CPO) terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/10/2026), tertekan aksi ambil untung setelah harga mendekati level tertinggi dalam 4 pekan.
IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/10/2026), tertekan aksi ambil untung setelah harga mendekati level tertinggi dalam empat pekan.
Kontrak berjangka CPO terkoreksi 0,46 persen menjadi 4.795 ringgit Malaysia per ton.
Sentimen pasar juga tertekan oleh persediaan CPO Malaysia yang mencapai rekor 3,51 juta ton pada September.
Sementara itu, produksi secara musiman diperkirakan tetap tinggi pada Oktober setelah mencatat kenaikan selama enam bulan berturut-turut.
Meski demikian, pelemahan harga CPO tertahan oleh penguatan harga minyak nabati lainnya di pasar Dalian dan Chicago.
Dari sisi permintaan, ekspor memberikan dukungan. Mengutip Trading Economics, surveyor kargo melaporkan pengiriman minyak sawit Malaysia pada paruh pertama Oktober melonjak 43,2 persen hingga 58,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Permintaan menjelang festival di India, salah satu importir utama minyak sawit, turut meningkatkan selera risiko pelaku pasar.
Di sisi lain, Indonesia menaikkan harga referensi CPO untuk Oktober menjadi USD1.042,15 per ton. Kenaikan harga minyak mentah juga meningkatkan daya saing CPO sebagai bahan baku biodiesel.
Pelaku pasar kini mencermati rencana Malaysia untuk mempertimbangkan penghapusan atau pengurangan pajak ekspor CPO.
Kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan daya saing CPO Malaysia dibandingkan pasokan dari Indonesia. (Aldo Fernando)