MARKET NEWS

Harga Emas Dunia Melesat Lebih dari 3 Persen Sepekan

TIM RISET IDX CHANNEL 30/11/2025 10:20 WIB

Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen ke level tertinggi dalam dua pekan pada Jumat (28/11/2025).

Harga Emas Dunia Melesat Lebih dari 3 Persen Sepekan. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen ke level tertinggi dalam dua pekan pada Jumat (28/11/2025), didorong ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga bulan depan, sehingga meningkatkan minat terhadap aset tanpa imbal hasil tersebut.

Emas spot menguat 1,37 persen ke USD4.215,82 per troy ons pada Jumat lalu, setelah sempat menyentuh posisi tertinggi sejak 13 November. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan 3,71 persen dan lonjakan bulanan 5,32 persen, sekaligus mencatat kenaikan empat bulan beruntun.

Perak melonjak ke rekor baru di USD56,78 per troy ons, naik 6,1 persen dalam satu hari dan 16,6 persen sepanjang bulan ini.

Perdagangan kontrak berjangka (futures) kembali dibuka sekitar pukul 20.30 WIB setelah gangguan berjam-jam di CME Group yang menghentikan transaksi di platform valuta asing serta kontrak futures untuk komoditas, Treasury, dan saham.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup menguat 1,3 persen di USD4.254,9 per troy ons.

“Ekspektasinya, kita akan menghadapi perlambatan ekonomi hingga 2026, dan Federal Reserve sangat mungkin memangkas suku bunga, sehingga mendorong investor kembali masuk ke emas,” ujar Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek, dikutip Reuters.

Emas cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Komentar bernada dovish dari Gubernur The Fed Christopher Waller dan Presiden The Fed New York John Williams, ditambah data ekonomi yang melemah setelah penutupan sementara pemerintah AS, semakin memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga bulan depan.

Para pelaku pasar kini melihat peluang pemangkasan suku bunga sebesar 87 persen pada Desember, naik dari 50 persen pekan sebelumnya.

“Sementara itu, grafik teknikal perak mulai menunjukkan sinyal lebih bullish dalam sepekan terakhir, dan ini menarik spekulan berbasis chart untuk mengambil posisi beli,” kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Di Asia, permintaan emas cenderung lesu sepanjang pekan, karena harga yang tinggi menahan pembelian ritel meski musim pernikahan di India sudah dimulai. Di China, pencabutan pembebasan pajak untuk pembelian emas juga menekan minat konsumen.

Platinum naik 4 persen ke USD1.672,50, meningkat 10,7 persen dalam sepekan. Palladium bertambah 0,8 persen ke USD1.450,16 dan menuju kenaikan mingguan 5,6 persen. (Aldo Fernando)

SHARE