MARKET NEWS

Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen di Tengah Pelemahan Dolar AS

TIM RISET IDX CHANNEL 10/09/2026 06:48 WIB

Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen pada Rabu (9/9/2026), seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang masih berada di bawah tekanan.

Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen di Tengah Pelemahan Dolar AS. (Foto: Pexels)

IDXChannel – Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen pada Rabu (9/9/2026), seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang masih berada di bawah tekanan.

Investor juga menanti data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), di tengah reli harga minyak.

Harga emas spot naik 1,07 persen menjadi USD4.402,11 per troy ons.

“Pasar emas mendapat sedikit dukungan dari kondisi dolar yang belakangan berada di bawah tekanan ringan,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger, seperti dikutip Reuters.

Indeks dolar AS bergerak di dekat level terendah dalam dua pekan. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Di sisi lain, pelaku pasar mencermati harga minyak yang menembus USD100 per barel di tengah meluasnya perang di Timur Tengah.

“Pada kali ini, kenaikan harga minyak memang mendorong inflasi. Namun, penyebabnya, yakni gangguan pada transportasi dan rantai pasok, justru mendorong kenaikan imbal hasil obligasi karena kebijakan moneter saat ini lebih diarahkan untuk menahan inflasi dibandingkan periode-periode sebelumnya,” kata Kepala Analisis Pasar StoneX Rhona O’Connell.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sempat naik ke level tertinggi sejak November 2023 sebelum kembali turun.

Pelaku pasar kini menanti data indeks harga produsen (PPI) AS yang dijadwalkan terbit pada Kamis dan data inflasi konsumen pada Jumat waktu setempat.

Kedua data tersebut akan menjadi petunjuk mengenai kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga untuk meredam tekanan harga.

Menurut CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 60 persen bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam rapat kebijakan pekan depan. (Aldo Fernando)

SHARE