Harga Minyak Sawit (CPO) Menguat Sepekan
Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat selama pekan ini. Penguatan didukung oleh proyeksi ekspor Agustus yang solid.
IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat selama pekan ini. Penguatan didukung oleh proyeksi ekspor Agustus yang solid, seiring survei kargo melaporkan kenaikan antara 10,2 persen hingga 15,4 persen dibanding Juli.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman November di Bursa Derivatif Malaysia naik 0,18 persen ke MYR4.449 per ton metrik pada Kamis. Bursa Malaysia tutup pada Jumat karena hari libur nasional.
Harga membukukan kenaikan sekitar 1,64 persen sepanjang pekan ini, setelah sempat anjlok pada pekan lalu.
Di bursa Dalian, kontrak minyak kedelai teraktif turun 0,05 persen, sedangkan kontrak minyak sawit melemah 0,02 persen.
Sebaliknya, minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik tipis 0,06 persen. Minyak sawit cenderung mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena bersaing di pasar global.
Sementara itu, harga minyak mentah kembali melemah, melanjutkan penurunan lebih dari 2 persen pada sesi sebelumnya. Investor kini menanti pertemuan OPEC+ akhir pekan ini, di mana produsen diperkirakan membahas kemungkinan kenaikan target produksi.
Harga minyak mentah yang lemah membuat minyak sawit kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Di sisi lain, survei Reuters pada Rabu memperkirakan stok minyak sawit Malaysia naik untuk keenam kalinya secara berturut-turut pada Agustus, seiring produksi yang masih melampaui ekspor meski ada pemulihan permintaan.
Mata uang ringgit, yang menjadi alat transaksi minyak sawit, menguat 0,02 persen terhadap dolar AS, sehingga komoditas ini menjadi sedikit lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang asing. (Aldo Fernando)