MARKET NEWS

HGII Tebar Dividen Rp2,8 Miliar, 16 Persen dari Laba Bersih

Rahmat Fiansyah 13/06/2026 08:10 WIB

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) kembali membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp2,8 miliar.

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) kembali membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp2,8 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) kembali membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp2,8 miliar. Pembagian dividen ini merupakan yang kedua kalinya berturut-turut sejak IPO pada awal 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan Kamis (11/6/2026), perusahaan energi baru dan terbarukan tersebut menetapkan dividen tunai sekitar 16 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp17 miliar.

Adapun sisanya sebesar Rp100 juta akan dialokasikan sebagai dana cadangan kemudian sisanya dicatat sebagai saldo laba untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Dividen tersebut setara Rp0,43 per saham, mencerminkan dividend yield sekitar 0,3 persen mengacu pada penutupan harga saham HGII, Jumat (12/6/2026). Besaran dividen per saham tersebut juga lebih rendah dibandingkan tahun buku 2024 yang mencapai Rp0,7 per saham.

Penurunan dividen tersebut imbas dari tekanan kinerja HGII pada tahun lalu. Perseroan membukukan penurunan kinerja di mana pendapatan HGII terkontraksi 34 persen menjadi Rp63 miliar. Begitu juga dengan laba bersih yang anjlok 55 persen dari Rp38 miliar menjadi Rp17 miliar.

Kendati demikian, tren positif terlihat sejak kuartal IV-2025. Pendapatan pada kuartal akhir tersebut meningkat 62 persen secara kuartalan, sedangkan laba bersih juga meningkat 79 persen secara kuartalan.

Direktur Utama HGII, Robin Sunyoto menjelaskan, penurunan kinerja perseroan sepanjang 2025 disebabkan oleh kondisi musim kemarau yang berkepanjangan. Hal ini berdampak pada debit air yang berkurang pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro milik perseroan.

“Tantangan yang kami hadapi sepanjang tahun 2025 bersifat eksternal dan sementara, terutama akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Namun, hal ini tidak mengubah fundamental bisnis perseroan yang tetap kuat," ujarnya.

Dengan portofolio aset pembangkit yang solid serta momentum pemulihan yang telah terlihat di kuartal IV, perseroan tetap optimistis terhadap prospek kinerja ke depan. Memasuki kuartal I-2026, HGII secara aktif melanjutkan strategi ekspansi melalui partisipasi dalam proses tender proyek energi terbarukan, seperti lelang Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sumatera Utara dan Pembangkit Listrik Tenaga Bioenergi di Kalimantan Barat.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE