IHSG Hijau saat Pasar Bersiap Hadapi Efektif Rebalancing MSCI Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Jumat (29/5/2026) usai pasar kembali dibuka setelah libur Hari Raya Iduladha.
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Jumat (29/5/2026) usai pasar kembali dibuka setelah libur Hari Raya Iduladha.
Pelaku pasar kini mencermati efektifnya rebalancing indeks MSCI yang berlaku pada penutupan perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.52 WIB, IHSG naik 0,65 persen ke level 6.169,86, berusaha meredakan tekanan jual akhir-akhir ini, ditopang oleh kenaikan tajam saham-saham Grup Barito milik taipan Prajogo Pangestu yang sebagian akan dikeluarkan dari indeks MSCI.
Meskipun menghijau, mayoritas saham berada di zona merah, dengan 349 saham melemah, 297 menguat, dan 313 sisanya stagnan.
Nilai transaksi perdagangan pagi ini tercatta Rp9,91 triliun dan volume perdagangan 12,79 miliar saham.
Menurut Phintraco Sekuritas, efektifnya rebalancing indeks MSCI pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026) berpotensi memicu penyesuaian portofolio oleh manajer investasi global yang mengikuti indeks tersebut.
Kondisi ini dinilai dapat mendorong aksi jual signifikan, terutama pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI, sekaligus meningkatkan volatilitas pasar.
Phintraco mencatat saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index meliputi AMMN, BRPT, TPIA, CUAN, dan DSSA. Sementara AMRT turun kelas dari MSCI Global Standard ke MSCI Small Cap Index.
Sementara, saham yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index yakni ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.
Senada, BRI Danareksa Sekuritas juga menilai, saham yang keluar dari indeks MSCI berpotensi mengalami tekanan jual akibat aksi rebalancing fund asing dan ETF berbasis MSCI. Volatilitas pasar juga diperkirakan meningkat menjelang akhir Mei seiring penyesuaian portofolio investor institusi.
Selain itu, tidak adanya saham baru Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index dinilai menjadi sentimen tersendiri bagi pasar domestik.
BRI Danareksa Sekuritas juga mencatat jadwal review MSCI berikutnya akan diumumkan pada 12 Agustus 2026 dan efektif berlaku mulai 1 September 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.