IHSG Sesi I Melemah ke 7.445, Terbebani BREN-DSSA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 7.544,97 poin, terpangkas 95,65 poin atau sekitar 1,27 persen.
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 7.544,97 poin, terpangkas 95,65 poin atau sekitar 1,27 persen pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (22/4/2026).
Perdagangan saham selama setengah hari ini terpantau lebih aktif di mana 322 juta lot saham diperjualbelikan dan frekuensi 1,9 juta kali. Adapun nilai transaksi mencapai Rp11,2 triliun.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali membebani IHSG setelah pasar melakukan aksi jual masif. Kedua saham tersebut mendapat sentimen negatif usai Bursa melakukan penyesuaian kriteria saham yang masuk daftar IDX80, LQ45, dan IDX30.
Saham BREN anjlok 8,5 persen ke Rp4.940, memperpanjang penurunan hingga 25 persen hanya dalam tiga hari terakhir. Senada, saham DSSA kembali terkoreksi 4,4 persen ke level Rp2.400, mengakumulasi laju penurunan hingga 27 persen.
Analis Phintraco Sekuritas menilai, secara makro, tekanan pada IHSG hari ini juga terjadi seiring ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali meningkat, terutama di Selat Hormuz.
"Sentimen negatif ini turut diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai di kisaran Rp17.305 per dolar AS," katanya.
Secara teknikal, IHSG telah menembus level support dinamis di level 7.500 poin. Di samping itu, hal ini juga diikuti penyempitan histogram positif MACD serta stochastic RSI yang mulai bergerak turun dari area jenuh beli (overbought).
"Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji level support berikutnya di 7.425 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ujarnya.
Secara sektoral, seluruhnya berada di zona merah, kecuali TRANSPORTATION yang melesat 2,77 persen. Kenaikan sektor ini dipicu lonjakan harga saham maskapai seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang menguat 1,4 persen dan PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) yang melesat 6,2 persen.
Sektor INDUSTRIAL menjadi beban terberat IHSG dengan penurunan 2,42 persen. Pelemahan sektor ini terseret turunnya saham PT Astra International Tbk (ASII) -1,9 persen dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) -3,8 persen.
Selain BSSA dan BREN, saham-saham yang masuk deretan top losers hingga siang ini di antaranya PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 7,5 persen ke Rp865, PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) terkoreksi 6,6 persen ke Rp12.000, dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melemah 5,74 persen.
Di tengah koreksi IHSG, ada juga saham-saham yang naik dan masuk jajaran top gainers. Di antaranya PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) naik 15,4 persen ke Rp157, PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) melesat 13,1 persen ke Rp2.410, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menguat 8,4 persen ke Rp2.050.
(Rahmat Fiansyah)