MARKET NEWS

IHSG Sesi I Melesat 5,03 Persen, Saham Bank hingga Konglo Hijau Tebal

Rahmat Fiansyah 15/06/2026 12:15 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga sesi I perdagangan Senin (15/6/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga sesi I perdagangan Senin (15/6/2026). (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga sesi I perdagangan Senin (15/6/2026). Indeks parkir di level 6.309,73 poin, melesat hingga 5,03 persen, mencerminkan pola V-Shape usai tertekan beberapa waktu lalu

Hingga jeda siang, perdagangan saham di pasar reguler mencapai Rp16,67 triliun. Sebanyak 317 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi 1,93 juta kali.

Saham-saham perbankan besar menguat dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang melejit 7,6 persen ke Rp6.375. Saham-saham "konglo" juga ikut berpesta dengan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meroket 14 persen ke Rp2.110 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melejit 11,8 persen ke Rp805.

Di samping IHSG, subindeks lain juga menghijau. IDX30 dan LQ45 menguat masing-masing 5,09 persen dan 5,5 persen. Dua indeks syariah, JII dan ISSI juga naik masing-masing 6,6 persen dan 4,7 persen.

Seluruh sektor kompak menguat dengan Basic-Ind naik hingga 9,7 persen. Saham-saham produsen emas seperti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik masing-masing 13 persen dan 24,5 persen.

Jajaran saham top gainers hingga siang ini di antaranya PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,8 persen ke Rp1.460, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menguat 24,5 persen ke Rp660, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menghijau 20 persen ke Rp396.

Meski indeks naik tajam, ada juga saham-saham yang tertekan dan masuk deretan top losers. Saham tersebut di antaranya PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) turun 3,9 persen ke Rp615, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melemah 3,11 persen ke Rp1.400, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) terkoreksi 2,8 persen ke Rp515.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE