IHSG Sesi I Terkoreksi ke 4.860, Saham Konglo Berguguran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,88 persen ke 4.860,94 poin pada sesi I perdagangan Rabu (4/11/2026).
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,88 persen ke 4.860,94 poin pada sesi I perdagangan Rabu (4/11/2026). Saham-saham konglo, terutama yang masuk dalam kategori high shareholding concentration (HSC) dan tidak masuk perhitungan IHSG terpantau berguguran.
IHSG sempat melemah lebih dari 1 persen sebelum perlahan akhirnya rebound dan memangkas penurunan. Indeks bergerak dalam rentang 4.824-4.902 poin.
Hingga jeda siang, sekitar 148,83 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi 745 ribu kali. Adapun nilai transaksi mencapai Rp5,36 triliun.
Subindeks IDX30 menguat tipis 0,01 persen, sedangkan LQ45 terkoreksi 0,22 persen. Adapun dua indeks syariah, ISSI dan JII masing-masing melemah 1,62 persen dan 1,37 persen.
Sektor energi menjadi penekan utama IHSG dipicu pelemahan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Sementara sektor non-cyclical menjadi satu-satunya sektor yang menguat imbas rebound pada saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT ICB Sukses Makmur Tbk (ICBP).
Saham-saham konglo tampak berjatuhan. Saham-saham penghuni HSC yang melemah di antaranya PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Saham-saham Bakrie juga melemah di antaranya saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan BUMI.
Jajaran saham top losers hingga jeda siang ini di antaranya PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) anjlok 6,98 persen ke Rp1.200, PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) turun 6,87 persen ke Rp122, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 6,70 persen ke Rp975.
Sementara saham-saham yang melejit dan masuk deretan top gainers di antaranya PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) menguat 24,66 persen ke Rp910, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) menanjak 6,82 persen ke Rp705, dan PT Pinago Utama Tbk (PNGO) menghijau 5,52 persen ke Rp3.440.
(Rahmat Fiansyah)