MARKET NEWS

INDY Habiskan Rp15,56 Miliar Eksplorasi Batu Bara dan Emas di Kuartal III

Desi Angriani 13/10/2026 11:18 WIB

Eksplorasi tersebut mencakup wilayah tambang batu bara di Kalimantan Timur dan proyek emas di Sulawesi Selatan.

INDY Habiskan Rp15,56 Miliar Eksplorasi Batu Bara dan Emas di Kuartal III (Foto; dok INDY)

IDXChannel - PT Indika Energy Tbk (INDY) mengeluarkan biaya Rp15,56 miliar untuk kegiatan eksplorasi yang dilakukan anak usahanya pada kuartal III-2026. 

Eksplorasi tersebut mencakup wilayah tambang batu bara di Kalimantan Timur dan proyek emas di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan laporan kegiatan eksplorasi perseroan, Senin (12/10/2026) PT Kideco Jaya Agung menjadi penyumbang biaya terbesar dengan pengeluaran Rp9,44 miliar. Kegiatan eksplorasi dilakukan di wilayah Samurangau, Blok Roto, dan Blok Susubang-Uko.

Eksplorasi Kideco melibatkan PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. Kegiatan tersebut menggunakan metode pemboran lubang terbuka (open hole) dan pemboran inti (coring), yang dilengkapi dengan pencatatan geofisika (logging) serta pengujian sampel batu bara dan batuan pengapitnya.

Selama periode tersebut, Kideco melakukan pemboran di 65 lubang dengan total kedalaman mencapai 10.717,4 meter. Rinciannya terdiri dari pemboran inti sepanjang 3.672,25 meter dan pemboran open hole sepanjang 7.045,15 meter.

Sementara itu, PT Masmindo Dwi Area mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar Rp6,13 miliar di wilayah Awak Mas-Puncak Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh departemen eksplorasi Masmindo bersama PT Puma Jaya Utama meliputi pemboran lubang terbuka, pemetaan geologi, dan analisis sampel. Selama kuartal III-2026, kegiatan tersebut mencakup pengambilan dan analisis 191 sampel serta pemboran di tujuh lubang.

Adapun PT Mekko Metal Mining tidak melakukan aktivitas eksplorasi di wilayah Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, selama periode pelaporan. Dengan demikian, tidak terdapat biaya eksplorasi yang dikeluarkan anak usaha INDY tersebut pada kuartal III-2026.

Untuk rencana eksplorasi ke depan, Kideco dan Masmindo akan melanjutkan aktivitas pemboran dan pemetaan geologi di wilayah tersebut.

(DESI ANGRIANI)

SHARE