IPCC Tunjuk Wing Megantoro Jadi Direktur Utama Gantikan Sugeng Mulyadi
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi menunjuk Wing Megantoro sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan Sugeng Mulyadi.
IDXChannel - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi menunjuk Wing Megantoro sebagai Direktur Utama yang baru. Wing sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko IPCC.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Seluruh komisaris dan direksi IPCC hadir dalam rapat tersebut, termasuk Direktur Utama yang lama, Sugeng Mulyadi.
Wing menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Sugeng Mulyadi. Pengunduran diri Sugeng karena dirinya dipercaya untuk memimpin perusahaan induk IPCC, PT Pelindo Multi Terminal.
"Menerima pengunduran diri Sugeng Mulyadi selaku Direktur Utama merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis perseroan terhitung sejak 25 Juni 2026," kata manajemen IPCC dikutip Jumat (4/9/2026).
Di internal direksi, pergeseran juga terjadi pada Bagus Dwipoyono yang terhitung RUPSLB menjabat sebagai Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko IPCC. Bagus sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi dan Teknik.
Posisi yang ditinggalkan Bagus ditempati oleh Donny Yuniarto. Donny sebelumnya menjabat sebagai Supervisor (SVP) Kerja Sama Usaha dan Pembinaan Anak Perusahaan di PT Pelindo Terminal Petikemas.
Adapun posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis masih kosong dan rencananya dijabat sementara oleh salah satu direksi yang ditunjuk.
Wing Megantoro merupakan lulusan Akuntansi dari Universitas Jayabaya pada tahun 1997. Dia juga menempuh studi S2 dan meraih gelar Master of Business Administration dari Kuhne Logistic University pada 2015.
Dengan latar belakang di bidang keuangan, Wing telah menjabat sejumlah posisi strategis dalam Pelindo Group. Salah satunya adalah Regional Division Head Management of Finance & Tax Regional 2 di PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
(Rahmat Fiansyah)