MARKET NEWS

Konsisten Kurangi Emisi Karbon, BLES Operasikan 43 Forklift Listrik di Lima Pabrik

Dhera Arizona Pratiwi 14/08/2026 04:04 WIB

Emiten produsen bata ringan, PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) mengoperasikan 43 unit forklift listrik (electric forklift) di seluruh fasilitas produksi.

Konsisten Kurangi Emisi Karbon, BLES Operasikan 43 Forklift Listrik di Lima Pabrik. (Foto Istimewa)

IDXChannel – Emiten produsen bata ringan, PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), terus memperkuat strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui investasi pada teknologi operasional yang lebih efisien dan rendah emisi.

Perseroan mulai mengoperasikan 43 unit forklift listrik (electric forklift) di seluruh fasilitas produksinya yang tersebar di lima lokasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi operasional untuk meningkatkan efisiensi energi, produktivitas, sekaligus mendukung pencapaian target keberlanjutan perseroan.

Direktur BLES Hendra Widodo mengatakan, implementasi forklift listrik melengkapi berbagai inisiatif dekarbonisasi yang telah dijalankan BLES, termasuk pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di fasilitas produksi yang ditargetkan mencapai kapasitas 4.370 kWp pada akhir 2026, serta penggunaan electric loader dalam aktivitas operasional.

"Kami percaya keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui produk, tetapi juga melalui proses produksi yang semakin ramah lingkungan. Pengoperasian forklift listrik di seluruh wilayah operasional merupakan salah satu langkah dalam mengurangi emisi operasional sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2026).

Melalui investasi pada teknologi rendah karbon, kata dia, perseroan tidak hanya berupaya menekan emisi operasional, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.

"Ke depan, kami akan terus mengevaluasi berbagai teknologi yang dapat mendukung target keberlanjutan pabrik bata ringan Blesscon dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar dia.

Selain menghasilkan emisi operasional yang lebih rendah dibandingkan forklift berbahan bakar diesel, forklift listrik memiliki efisiensi energi yang lebih baik, biaya perawatan yang lebih rendah, serta tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung di area produksi. Karakteristik tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas operasional sekaligus memperkuat daya saing perseroan dalam jangka panjang.

Strategi transformasi operasional tersebut berjalan seiring dengan penguatan fundamental bisnis perseroan. Pada semester I-2026, BLES membukukan penjualan sebesar Rp848 miliar, meningkat 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp147 miliar, atau melonjak 17 kali lipat dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp8 miliar.

Kinerja operasional Perusahaan dengan merek dagang Blesscon dan Superiore Block tersebut juga terus menunjukkan tren positif. Volume produksi meningkat 17 persen menjadi 1.832.507 meter kubik (m³) pada semester I-2026, dibandingkan 1.560.067 m³ pada periode yang sama tahun lalu.

Hendra menerangkan, peningkatan tersebut mencerminkan tingginya permintaan pasar sekaligus efektivitas strategi operasional yang dijalankan perseroan.

“Ke depan, perseroan akan terus mempertahankan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan melalui penguatan strategi bisnis dan peningkatan efisiensi operasional. Sejalan dengan itu, perseroan juga akan terus mengintegrasikan spek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) ke dalam seluruh proses bisnis agar pertumbuhan yang dicapai tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” kata dia.

(Dhera Arizona)

SHARE