MARKET NEWS

Krakatau Steel (KRAS) Tetapkan Laba Bersih 2025 untuk Tutup Akumulasi Kerugian

Rahmat Fiansyah 05/05/2026 03:00 WIB

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini. BUMN baja tersebut akan menggunakan laba bersih tahun buku 2025 untuk menutup akumulasi kerugian.

Pada 2025, KS membukukan  laba bersih sebesar USD325,4 juta atau setara Rp5,36 triliun. Capaian laba itu sebagian besar imbas dari restrukturisasi utang yang membuat perseroan mencatatkan pendapatan keuangan hingga USD519,9 juta.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 April 2026, pemegang menyetujui laba bersih tersebut seluruhnya untuk menutup akumulasi kerugian. Hingga akhir 2025, KS memiliki saldo defisit sebesar USD2,16 miliar.

Direktur Utama KS, Akbar Djohan mengatakan, kinerja perseroan pada tahun lalu cukup positif di mana pendapatan usaha tercatat USD959,8 juta dengan volume penjualan baja 940 ribu ton.

"KRAS Reborn kini telah menjadi fondasi kokoh yang memperkuat daya saing dan ketahanan usaha Krakatau Steel. Perbaikan kinerja yang kita saksikan hari ini adalah hasil dari transformasi yang solid, berkelanjutan, dan adaptif," katanya dikutip Senin (4/5/2026).

Hingga akhir 2025, KS memiliki aset sebesar USD2,76 miliar dan ekuitas menjadi USD725,5 juta. Perbaikan neraca tersebut juga dikontribusikan dari dukungan penuh Danantara selaku pemegang saham pengendali kepada KS dalam bentuk shareholder loan.

Pada 2026, KS optimistis akan menjaga momentum positif tersebut. Ke depan, perseroan akan fokus menciptakan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) sekaligus memperkokoh posisi industri baja Indonesia di pasar internasional.

>

(Rahmat Fiansyah)

SHARE