Laba RISE Menanjak 273 Persen, Segmen Kawasan Industri dan Logistik Jadi Kontributor Terbesar
Emiten pengembang properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), membukukan laba bersih Rp123,5 miliar sepanjang semester I-2026.
IDXChannel - Emiten pengembang properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), membukukan laba bersih Rp123,5 miliar sepanjang semester I-2026. Capaian ini melonjak 273 persen secara tahunan (YoY) atau dibandingkan periode sama tahun lalu.
Sejalan dengan peningkatan laba, perseroan turut meraup pendapatan Rp287 miliar sepanjang semester I-2026, naik 34 persen secara tahunan (YoY).
Presiden Direktur RISE Budi Agusti menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis dan menjalankan strategi ekspansi secara konsisten.
"Kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi perseroan dalam membangun portofolio usaha yang terdiversifikasi," ujar dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).
Saat ini RISE memiliki lima lini bisnis utama yang menjadi pilar pertumbuhan, yaitu Integrated City, Community Living, Busineess Districts, Industrial Park & Logistic, dan Hotel, MICE & Leisure. Diversifikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental usaha, serta meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri properti
Pada semester I-2026, segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perseroan dengan nilai mencapai Rp157,7 miliar atau sekitar 55 persen dari total pendapatan. Segmen ini juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni 878 persen secara tahunan (YoY), yang berasal dari penjualan lahan untuk kawasan industri dan fasilitas pergudangan modern.
Kontributor terbesar berikutnya berasal dari segmen Hotel, MICE dan Leisure yang membukukan pendapatan sebesar Rp85 miliar, atau sekitar 30 persen dari total pendapatan perseroan. Kinerja tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, serta pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berlanjut
Sementara itu, segmen Business Districts berkontribusi sekitar Rp20 miliar, atau sekitar 7 persen dari total pendapatan. Di sisi lain, segmen Community Living masih menyumbang sekitar 8 persen dari pendapatan perseroan. Meski demikian, segmen ini memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan seiring tingginya respons pasar terhadap proyek hunian terbaru perseroan.
Sebagai informasi, pada Juni 2026 lalu, RISE berhasil mencatatkan penjualan 27 unit hunian tipe RUBY di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik, dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncurannya. Memasuki semester kedua, perseroan akan melanjutkan pengembangan kawasan tersebut melalui peluncuran tipe hunian baru guna menjawab tingginya permintaan pasar.
Momentum pertumbuhan tersebut turut didukung oleh penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang semester pertama tahun ini, antara lain Solaris Villa di Bali, Solaris Villa di Malang, Driving Range Taman Dayu, serta VASA, Gubeng-Surabaya yang telah mulai berkontribusi terhadap pendapatan perseroan.
"Pertumbuhan pendapatan dan laba pada semester pertama menunjukkan bahwa strategi pengembangan portofolio di berbagai segmen bisnis mulai memberikan hasil yang optimal. Kami akan terus mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis yang telah direncanakan agar dapat menciptakan sumber pertumbuhan baru," kata Budi.
Memasuki semester II-2026, perseroan optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan melalui sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan, di antaranya pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang, proyek VASA Ubud Bali, serta Tanrise Bandung. Ketiga proyek tersebut diharapkan menjadi katalis pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi perseroan sebagai pengembang dengan portofolio bisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan.
"Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, diversifikasi sumber pendapatan yang semakin seimbang, serta pipeline proyek yang solid, perseroan optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan positif di semester kedua tahun ini," katanya.
(Dhera Arizona)