Lagi-Lagi MESOP Tahap II Cashlez (CASH) Sepi Peminat
Tidak ada karyawan, direksi, maupun komisaris yang mengeksekusi hak opsi saham yang ditawarkan.
IDXChannel - Pelaksanaan program Management Employee Stock Option Program (MESOP) Tahap II PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) kembali berakhir tanpa realisasi.
Dalam periode pelaksanaan 22 Januari hingga 31 Januari 2026, tidak ada karyawan, direksi, maupun komisaris yang mengeksekusi hak opsi saham yang ditawarkan.
Kondisi ini serupa dengan pelaksanaan tahap sebelumnya pada 2025 yang juga minim partisipasi.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (11/2/2026) jumlah hak opsi yang dapat dilaksanakan dalam periode tersebut sebanyak 35.778.137 saham dengan harga tebus Rp67 per saham. Namun, hingga akhir periode, tidak terdapat opsi yang dieksekusi.
"Jumlah opsi yang telah dilaksanakan sebanyak nihil. Jumlah opsi yang belum dilaksanakan dan masih berlaku sebanyak 35.778.137 saham," tulis manajemen CASH.
Perseroan menegaskan, tidak terdapat dampak material atas tidak terealisasinya MESOP Tahap II terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Hingga Rabu (11/2/2026), saham CASH menguat 0,68 persen ke harga Rp149 dengan mengakumulasi penurunan 10,24 persen dalam sepekan.
Program MESOP CASH rencananya digelar dalam 4 tahap yakni tahap I pada Januari 2025 dengan maksimum 25 persen dari total hak opsi dalam program MESOP dan tahap II selambat lambatnya Januari 2026 dengan maksimum 25 persen dari total total hak opsi.
Selanjutnya Januari 2027 dengan jumlah maksimum 25 persen dan Januari 2028 untuk sejumlah sisa dari total hak opsi yang belum didistribusikan dalam program MESOP hingga 30 Mei 2029.
Program ini ditujukan untuk jajaran direksi, komisaris, dan karyawan tetap perusahaan. Dana yang diperoleh dari program MESOP akan digunakan untuk modal kerja.
Sebelumnya, CASH telah menggelar private placement sebanyak 143.112.551 saham biasa dengan nilai nominal Rp12 per saham atau dalam rangka program MESOP tersebut.
(DESI ANGRIANI)