MARKET NEWS

Lippo Karawaci (LPKR) Bukukan Laba Bersih Rp630 Miliar di 2025

Rahmat Fiansyah 02/03/2026 15:46 WIB

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu di tengah makro ekonomi yang menantang dan permintaan konsumen yang melemah.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 di tengah makro ekonomi yang menantang dan permintaan konsumen yang melemah. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu di tengah makro ekonomi yang menantang dan permintaan konsumen yang melemah.

LPKR membukukan pendapatan sebesar Rp9,03 triliun pada 2025 dengan EBITDA mencapai Rp1,37 triliun. Di saat yang sama, perusahaan properti bagian dari Lippo Group itu juga mengantongi laba bersih Rp470 miliar dengan margin 5,2 persen, mencerminkan peningkatan profitabilitas dan eksekusi operasional yang lebih kuat

LPKR juga menutup tahun 2025 dengan posisi kas yang kuat, yakni sebesar Rp1,96 triliun. Pencapaian ini menegaskan fokus disiplin perseroan kepada bisnis inti Real Estate dan Lifestyle, peningkatan efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan keuangan yang prudent melalui pengendalian biaya dan upaya pengurangan hutang.

Pada segmen real estate, LPKR mencatat prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp5,32 triliun atau mencapai 85 persen dari target tahunan. Kinerja ini didorong oleh permintaan berkelanjutan untuk rumah tapak segmen terjangkau maupun premium di berbagai wilayah, yang menyumbang 72 persen dari total pra penjualan, mencerminkan minat kuat dari pembeli rumah pertama (first-time homebuyers) dan end-user.

"Kami dengan bangga menyampaikan pencapaian prapenjualan dan hasil keuangan tahun 2025 yang didukung oleh serah terima berbagai produk secara tepat waktu di berbagai wilayah. Strategi perumahan terjangkau perseroan yang dilengkapi penawaran di segmen premium, telah mendorong kinerja pra penjualan yang kuat. Inisiatif pengurangan hutang juga secara signifikan memperkuat struktur permodalan perseroan," kata CEO LPKR, John Riady, Senin (2/3/2026). 

Pencapaian ini juga didukung oleh peluncuran Park Serpong fase 4–6 serta pengenalan produk Treetops Livin. Proyek-proyek baru ini berhasil menjawab permintaan dari segmen mass-market dan menengah sekaligus memperkuat posisi LPKR di pasar rumah tapak.

Adapun pendapatan segmen real estate selama tahun lalu mencapai Rp7,67 triliun atau tumbuh 52 persen, didorong oleh serah terima unit residensial dan komersial yang tepat waktu. EBITDA tercatat Rp1,15 triliun ditopang oleh efisiensi operasional dan eksekusi yang efektif. 

Segmen gaya hidup, yang terdiri dari bisnis mal dan hotel, membukukan pendapatan Rp1,37 triliun. Laba kotor meningkat 6 persen menjadi Rp1,03 triliun, sementara EBITDA naik 16 persen menjadi Rp448 miliar, didukung oleh peningkatan sewa tenant, pemulihan operasional yang berkelanjutan, serta optimalisasi biaya.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE