MARKET NEWS

Maksimalkan Monetisasi, MSIN Bakal Merger RCTI+ dan Vision+

Anggie Ariesta 16/04/2026 14:45 WIB

PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengonfirmasi rencana besar untuk menyatukan dua platform Over-The-Top (OTT) andalannya, yakni RCTI+ dan Vision+.

Maksimalkan Monetisasi, MSIN Bakal Merger RCTI+ dan Vision+. (Foto Istimewa)

IDXChannel – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengonfirmasi rencana besar untuk menyatukan dua platform Over-The-Top (OTT) andalannya, yakni RCTI+ dan Vision+. Langkah merger ini diambil sebagai strategi perseroan untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih ramping namun memiliki daya saing dan potensi pendapatan yang lebih besar.

Direktur Utama MSIN Angela Tanoesoedibjo menegaskan, rencana penggabungan ini didasarkan pada pertimbangan efisiensi biaya serta optimalisasi pendapatan bagi perseroan di masa depan.

“Kami melihat dari sisi cost maupun dari sisi revenue dan oleh karena itu ke depannya RCTI+ dan Vision+, kami melihat sudah saatnya untuk di-merge jadi satu, jadi betul sekali,” ujar Angela dalam public expose insidentil secara virtual, Kamis (16/4/2026).

Saat ini, kata Angela, manajemen MSIN tengah menyusun perencanaan detail terkait integrasi kedua platform tersebut. Fokus utama dari merger ini adalah untuk memaksimalkan operasional perusahaan serta memperkuat strategi monetisasi dalam satu pintu.

Angela menegaskan, penyatuan ini diharapkan mampu memperbaiki alur perjalanan pengguna (user journey) agar menjadi lebih mulus. Dengan pengalaman pengguna yang lebih baik di dalam ekosistem OTT yang terintegrasi, potensi pertumbuhan bisnis pun diyakini akan meningkat.

“Tujuan kami adalah tadi untuk memaksimalkan operasional dan yang kedua adalah untuk memaksimalkan monetisasinya. Jadi dengan penggabungan ini harapan kami user journey-nya juga akan lebih baik, sehingga akan meningkatkan experience user di dalam OTT dan oleh karena itu juga akan meningkatkan potensi upselling dari penggabungan OTT RCTI+ dengan Vision+,” jelasnya.

Rencana merger ini dilakukan di tengah performa digital MSIN yang sedang tumbuh pesat. Perseroan mencatatkan jangkauan yang sangat luas melalui jaringan MCN dengan total lebih dari 1,5 miliar views per bulan di berbagai platform media sosial.

Trafik yang masif tersebut selama ini dikelola melalui tiga strategi monetisasi, salah satunya adalah menarik pengguna dari media sosial global ke platform milik sendiri (ecosystem monetization). Penyatuan RCTI+ dan Vision+ diharapkan akan memperkuat tujuan tersebut dan mempermudah konversi audiens menjadi pelanggan setia.

Didorong oleh fundamental yang kuat, MSIN membukukan laba bersih sebesar Rp985 miliar pada tahun 2025, melonjak 140 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, perseroan juga tengah mempersiapkan proses secondary listing di bursa internasional guna memperluas basis investor global dan meningkatkan visibilitas perusahaan di kancah dunia.

(Dhera Arizona)

SHARE