MGLV Patok Harga Final Right Issue Rp8.880, Berpotensi Raih Dana Rp2,5 Triliun
PT NexAi Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp8.880.
IDXChannel - PT NexAi Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp8.880. Angka ini lebih tinggi daripada estimasi awal sebesar Rp8.400.
Dalam dokumen Penawaran Umum Terbatas dalam Rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) yang dikutip Jumat (11/9/2026), MGLV berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285,7 juta saham baru. Dengan harga tersebut, maka perseroan berpotensi meraih dana hingga Rp2,5 triliun
Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Panca Anugerah Wisesa itu juga menetapkan rasio 100:15 di mana setiap 100 saham lama akan mendapatkan 15 rights dengan pembulatan ke bawah (round down). Sementara, efek dilusi akibat aksi korporasi tersebut bagi pemegang saham yang tak ikut berpartisipasi mencapai 13,04 persen.
MGLV berencana menggunakan dana hasil rights issue tersebut untuk mengambil alih piutang pengendali baru, PT Nextier Datamate Center kepada PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAI Center senilai Rp668,6 miliar.
Selain itu, MGLV juga akan memanfaatkannya sebagai setoran modal kepada PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAI Center yang menjadi anak usaha perseroan sebesar Rp1,6 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun data center di Kawasan Industri Batang Rp1 triliun dan Jababeka Rp600 miliar. Adapun sisanya untuk modal kerja.
Dalam dokumen tersebut, PT Nextier Datamate Center selaku pengendali dengan kepemilikan 65,1 persen siap menebus seluruh haknya senilai Rp1,65 triliun.
Rights issue ini tidak menetapkan pembeli siaga (standby buyer). Apabila saham baru tidak diambil, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lain. Jika masih ada sisa, maka saham baru tersebut tidak dikeluarkan dari portepel.
Sesuai jadwal, batas akhir rights di pasar reguler dan negosiasi yakni 30 Oktober 2026. Sedangkan masa perdagangan sekaligus pelaksanaan ditetapkan pada 5-18 November 2026.
(Rahmat Fiansyah)