MARKET NEWS

Mitratel (MTEL) Kantongi Fasilitas Green Trade Loan Rp500 Miliar dari HSBC

Taufan Sukma Abdi Putra 15/05/2026 19:39 WIB

langkah ini dilakukan demi meningkatkan efisiensi energi secara signifikan, sekaligus mengurangi jejak karbon operasional perusahaan di seluruh Indonesia.

Mitratel (MTEL) Kantongi Fasilitas Green Trade Loan Rp500 Miliar dari HSBC (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), atau Mitratel, baru saja mengumumkan didapatkannya fasilitas kredit Green Trade Loan dari HSBC Indonesia senilai Rp500 miliar. Fasilitas kredit tersebut bersifat short term dan uncommitted, serta ditujukan khusus untuk pembiayaan kebutuhan yang memenuhi kriteria hijau atau berkelanjutan.

"Pendanaan ini akan kami manfaatkan untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem infrastruktur tower telekomunikasi yang berkelanjutan guna mendorong pemerataan akses digital di Indonesia, termasuk melalui perluasan jaringan Fiber to the Tower," ujar Direktur Utama MTEL, Theodorus Ardi Hartoko, dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).

Menurut Theodorus, langkah ini sengaja dilakukan demi meningkatkan efisiensi energi secara signifikan, sekaligus mengurangi jejak karbon operasional perusahaan di seluruh Indonesia.

Theodorus menjelaskan bahwa fasilitas pembiayaan hijau ini bakal menjadi bagian dari langkah strategis Perseroan dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh aktivitas bisnis.

"Fasilitas Green Trade Loan ini menjadi bagian penting dari strategi Mitratel dalam memperkuat pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan di Indonesia," ujar Theodorus.

Hal tersebut, dikayakan Theodorus, juga sekaligus menjadi wujud komitmen MTEL dalam memastikan ekspansi bisnis Perseroan, agar senantiasa dapat dilakukan secara bertanggung jawab.

Lebih lanjut, MTEL juga menegaskan fokusnya dalam mendukung masa depan konektivitas yang merata dan berkelanjutan melalui pengembangan green tower initiatives, termasuk pemanfaatan energi terbarukan melalui perkuatan portfolio layanan Power as a Service (PaaS) dan integrasi sistem panel surya (Solar Panel System) untuk menunjang kebutuhan daya pada menara dan perangkat operator telekomunikasi.

"Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, namun juga memperkuat peran Perseroan dalam mendukung transisi energi bersih di sektor infrastruktur digital.

Theodorus juga menyatakan bahwa kolaborasi ini mencerminkan kuatnya fundamental ESG Mitratel, yang terkonfirmasi dari pencapaian ESG Risk Rating perusahaan di level 18,8 dengan kategori Low Risk berdasarkan penilaian Morningstar Sustainalytics. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan Mitratel dalam mengelola risiko keberlanjutan secara konsisten di tengah pertumbuhan bisnis yang terus berkembang.

Sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi terbesar dari sisi kepemilikan menara di Indonesia, MTEL terus memperkuat ekosistem digital melalui integrasi layanan menara, fiber, dan solusi energi. Inisiatif ini tidak hanya membuka akses terhadap pembiayaan hijau, namun juga mempertegas peran Perseroan sebagai enabler utama dalam pembangunan ekosistem konektivitas nasional yang berkelanjutan.

"Perjanjian kredit Green Trade Loan ini sekaligus mencerminkan meningkatnya dukungan dan perhatian sektor keuangan terhadap pembiayaan berkelanjutan di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital di Indonesia," ujar Theodorus.

(taufan sukma)

SHARE