MARKET NEWS

MKNT Gelar Private Placement Rp1,02 Triliun, Libatkan 5 Investor Individu

Rahmat Fiansyah 23/09/2026 00:05 WIB

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) bersiap memperoleh penambahan modal Rp1,02 triliun melalui skema private placement.

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) bersiap memperoleh penambahan modal Rp1,02 triliun melalui skema private placement. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) bersiap memperoleh penambahan modal melalui skema private placement. Perusahaan akan meraih dana tunai sebesar Rp1,02 triliun dari aksi korporasi tersebut.

Rencana strategis itu dilakukan untuk membangkitkan kembali MKNT melalui injeksi aset, yakni PT Citra Baru Steel (baja) dan PT Radja Udang Malingping (budidaya udang). Sebanyak lima investor individu juga dilibatkan dengan urunan dana sebesar Rp200 miliar.

Dalam pengumuman yang disampaikan Selasa (22/9/2026), PT Headwell Bintang Energi Hijau akan memperoleh sebanyak 668 miliar saham baru. Kehadirannya sekaligus menjadi pengendali baru perseroan dengan penerima manfaat (ultimate beneficial owner), Handoyo Setiawan untuk menggantikan Tan Heng Lok.

Di posisi kedua ada PT Mantra Capital Persadan yang meraih 156,48 miliar saham. Sisanya yakni lima investor individu: Suripto, Jhon Veter Firdaus, dan Antony Lesmana masing-masing 50 miliar saham, serta Daniel Tejakusuma dan Rossa Lina masing-masing 25 miliar saham.

Seluruh investor tersebut akan menebus saham baru sebesar Rp1, mengacu harga saham MKNT di pasar reguler. Saat ini, saham MKNT masih disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penerbitan saham baru tersebut menciptakan dilusi kepemilikan hingga 99,46 persen. Pemegang saham lama seperti PT Monjess Investama, PT Sun International Capital, KPD Simas Equity Fund 2, hingga masyarakat secara gabungan hanya akan memiliki porsi 0,54 persen.

PT Headwell Bintang Energi Hijau diproyeksikan menguasai 64,85 persen saham MKNT, sedangkan PT Mitra Capital Persadan 15,19 persen. Tiga investor individu yang menyetor Rp50 miliar memiliki 4,85 persen saham, sedangkan dua investor yang menyetor Rp25 miliar akan mendapatkan 2,43 persen saham.

Sesuai jadwal, penerbitan dan penyetoran saham baru dilakukan pada 30 Oktober 2026 dengan pencatatan saham baru pada 1 Oktober 2026. Sejalan dengan setoran modal tersebut, modal ditempatkan dan disetor akan naik dari Rp110 miliar menjadi Rp1,13 triliun.

Sejalan dengan langkah tersebut, perseroan juga akan berganti nama menjadi PT Remitra Global International Tbk, bagian dari Remitra Group. Alamat perseroan akan berubah menjadi Pacific Century Place, lantai 12, Jakarta Selatan.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE