MARKET NEWS

NATO Resmi Berganti Nama Usai Dikendalikan Pemilik Baru

Rahmat Fiansyah 08/02/2026 03:00 WIB

PT Surya Permata Andalan Tbk mengumumkan perubahan nama perseroan menjadi PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO).

PT Surya Permata Andalan Tbk mengumumkan perubahan nama perseroan menjadi PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Surya Permata Andalan Tbk mengumumkan perubahan nama perseroan menjadi PT Olympus Strategic Indonesia Tbk sejalan dengan perubahan pengendali emiten dengan kode NATO tersebut.

PT Mercury Strategic Indonesia resmi mengambil alih 2,15 miliar saham NATO atau setara 26,87 persen dari pemilik lama, PT Karunia Berkah Jayasejahtera. Transaksi akuisisi dituntaskan melalui pasar negosiasi pada 12 Desember 2025.

Harga pelaksanaan akuisisi tersebut disepakati sebesar Rp183 per saham. Angka ini jauh lebih rendah dari harga saham NATO di pasar reguler saat ini sebesar Rp900 per saham.

"Dampak dari fakta material tersebut adalah adanya perubahan pengendali langsung perseroan, yang sebelumnya merupakan PT Karunia Berkah Jayasejahtera menjadi PT Mercury Strategic Indonesia," kata Direktur Utama NATO, Gede Putu Adnawa dikutip Sabtu (7/2/2026).

Pengambilalihan tersebut dalam rangka mendukung investasi dan pengembangan usaha ke depan. Secara spesifik, NATO dinilai memiliki prospek yang menarik di sektor perhotelan dan akomodasi.

Sejalan dengan perubahan nama tersebut, perseroan mengganti logo serta susunan pengurus. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB yang dilaksanakan pada 4 Februari 2026, Direktur Utama NATO kini dijabat oleh Mauritz Nainggolan.

Mauritz menggantikan Gede Putu Adnawa yang bergeser menjadi Direktur. Sementara itu, posisi Komisaris Utama diisi oleh Hasan, menggantikan Sayid Anwar. Komisaris Independen yang sebelumnya dijabat Hotrin Tua Situmorang digantikan oleh Benedictus Calvin Ardisa.

Selain itu, pengendali baru juga berkomitmen melasksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada pemegang saham publik. Hal ini untuk mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 9/2018.

Berikut susunan Komisaris dan Direksi NATO hasil RUSPLB 4 Februari 2026:

KOMISARIS
Komisaris Utama: Hasan
Komisaris Independen: Benedicturs Calvin Ardisa

DIREKSI
Direktur Utama: Mauritz Nainggolan
Direktur: Sayid Anwar

(Rahmat Fiansyah)

SHARE