Net Buy Asing Tembus Rp3,9 Triliun Pekan Ini, Tiga Bank Blue Chip Jadi Incaran
Berdasarkan data BEI, total nilai beli bersih asing mencapai Rp3,90 triliun. Terdapat tiga saham perbankan blue chip masuk dalam daftar utama.
IDXChannel - Investor asing mencatatkan aksi beli bersih signifikan sepanjang pekan ini, atau periode 17-21 November 2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai beli bersih asing mencapai Rp3,90 triliun.
Terdapat tiga saham perbankan blue chip masuk dalam daftar utama.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing, membukukan net buy sebesar Rp1,46 triliun.
Saham BMRI turut bergerak naik 3,56 persen ke level Rp4.950 pada akhir pekan, menurut data perdagangan diakses Sabtu (22/11/2025).
Pembelian asing juga mengalir ke PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatat net buy Rp623,6 miliar. Saham BBRI naik 2,06 persen ke Rp3.960.
Selain dua bank tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga masuk dalam daftar saham yang diborong asing, dengan nilai beli bersih mencapai Rp460,1 miliar.
Saham BBCA ditutup pada level Rp8.400 setelah mengalami penyesuaian 1,18 persen sepanjang pekan.
Di luar sektor perbankan, dua saham lainnya turut mencatat nilai beli asing yang besar. Salah satunya PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) mencatat net buy Rp582,9 miliar.
Saham BOGA melonjak 58,49 persen ke Rp840, menyusul informasi terkait perubahan pengendalian ke GX Archipelago.
Saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mencatat net buy Rp524 miliar, dengan harga saham naik 4,26 persen menjadi Rp2.690.
Aksi beli asing tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang menurun secara keseluruhan. Rata-rata nilai transaksi harian berubah 8,45 persen menjadi Rp21,37 triliun, sementara rata-rata frekuensi transaksi turun 14,01 persen ke 2,32 juta kali per hari.
(Febrina Ratna Iskana)