MARKET NEWS

NICK Garap Bisnis Green Mobility, Anak Usaha Sewakan EV BYD hingga Wuling

Desi Angriani 03/10/2026 05:03 WIB

Langkah tersebut dilakukan setelah NICK mengakuisisi saham PT Okansa Pacific dari PT Indovest Central.

NICK Garap Bisnis Green Mobility, Anak Usaha Sewakan EV BYD hingga Wuling (Foto: dok NICK)

IDXChannel - PT Charnic Capital Tbk (NICK) mengarahkan strategi bisnis 2026 ke pengembangan green business melalui anak usahanya, PT Okansa Pacific, yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Langkah tersebut dilakukan setelah NICK mengakuisisi saham PT Okansa Pacific dari PT Indovest Central dan meningkatkan modal dasar anak usaha tersebut.

Berdasarkan anggaran dasar dan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI), salah satu kegiatan usaha Okansa Pacific adalah KBLI 77100, yakni aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus, truk, dan kendaraan sejenisnya.

Saat ini, Okansa Pacific menjalankan bisnis penyewaan kendaraan listrik dengan merek BYD, Denza, dan Wuling.

NICK melihat peluang pengembangan bisnis green mobility seiring dengan dorongan penerapan ekonomi hijau atau green economy di Indonesia. Akuisisi Okansa Pacific menjadi langkah perseroan untuk masuk ke sektor tersebut.

Untuk mengakuisisi Okansa Pacific, NICK menggunakan dana internal atau kas perseroan. Hingga 30 September 2026, total setoran modal NICK kepada Okansa Pacific mencapai Rp9,99 miliar.

Melalui anak usaha tersebut, NICK berharap dapat mengembangkan bisnis penyewaan EV sekaligus meningkatkan profitabilitas dan nilai tambah bagi perseroan sebagai pemegang saham.

Model Bisnis Penyewaan EV

Dalam menjalankan bisnisnya, Okansa Pacific hanya menyewakan kendaraan listrik dan tidak menyediakan operator maupun pengemudi untuk kendaraan yang disewakan.

Dengan model tersebut, kebutuhan sumber daya manusia disesuaikan dengan perkembangan bisnis sehingga kegiatan usaha Okansa Pacific tidak bersifat padat karya.

Dari sisi operasional, Okansa Pacific juga bekerja sama dengan agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk kebutuhan servis dan pemeliharaan kendaraan.

Kerja sama tersebut ditujukan untuk menjaga efisiensi operasional bisnis penyewaan kendaraan listrik yang dijalankan anak usaha NICK.

(DESI ANGRIANI)

SHARE