MARKET NEWS

Pendapatan Susut, Rugi MDKA Membengkak Jadi Rp1,06 Triliun

Desi Angriani 31/03/2026 16:49 WIB

Kerugian tersebut membengkak 11,29 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya USD55,76 juta.

Pendapatan Susut, Rugi MDKA Membengkak Jadi Rp1,06 Triliun (Foto: dpk MDKA)

IDXChannel - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan kerugian USD62,06 juta atau setara Rp1,06 triliun (kurs Rp17.000 per USD) pada 2025.

Kerugian tersebut membengkak 11,29 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya USD55,76 juta.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Selasa (31/3/2026) pelebaran rugi ini seiring dengan merosotnya pendapatan perseroan sebesar 15,25 persen menjadi USD1,89 miliar dari USD2,23 miliar pada 2024.

Namun demikian, EBITDA tercatat meningkat dari USD329 juta menjadi sebesar USD373 pada 2025 didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata emas sebesar 32 persen dan peningkatan produksi bijih nikel sebesar 44 persen.

Secara operasional, segmen nikel tetap menjadi kontributor utama dengan penerimaan sebesar USD1,43 miliar yang bersumber dari PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Perseroan mencatat produksi saprolit mencapai 7 juta wet metric tonnes (wmt) dan limonit sekitar 14,7 juta wmt di tambang Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) sepanjang 2025.

Dari segmen emas, Tambang Emas Tujuh Bukit menghasilkan 103.156 ounces emas dengan penjualan USD327 juta. 

Sementara itu, tambang emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources, Tbk (EMAS) mencatatkan produksi perdana pada Februari 2026.

Adapun segmen tembaga yang berasal dari Tambang Tembaga Wetar mencatatkan produksi 10.454 ton.

Per 31 Desember 2025, total aset MDKA mencapai USD5,7 miliar dengan jumlah liabilitas Rp2,78 miliar dan ekuitas Rp2,92 miliar.

(DESI ANGRIANI)

SHARE