MARKET NEWS

Pendapatan Tembus Rp2,59 Triliun, BNBR Siap Genjot Sektor Industri Masa Depan

Taufan Sukma Abdi Putra 28/08/2026 21:22 WIB

optimisme didasarkan pada capaian kinerja Perseroan hingga Semester I-2026 yang juga moncer dan sesuai harapan.

Pendapatan Tembus Rp2,59 Triliun, BNBR Siap Genjot Sektor Industri Masa Depan (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mengonfirmasi pilihan strategi bisnisnya dengan menggenjot ekspansi di sektor industri masa depan, seperti elektrifikasi transportasi dan energi berkelanjutan.

Melalui strategi tersebut, induk usaha Bakrie Group itu optimistis bakal dapat menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus jugamendukung pembangunan nasional.

"Dengan struktur keuangan yang semakin kuat, portofolio infrastruktur di sektor-sektor strategis, termasuk jalan tol dan infrastruktur lain, seperti jaringan pipanisasi sebagai sarana transportasi minyak dan gas, serta ekspansi di sektor industri masa depan, kami yakin prospek bisnis BNBR ke depan bakal semakin menjanjikan," ujar Direktur Utama BNBR Anindya N Bakrie, dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

Tak sekadar melihat prospek bisnis di masa mendatang, menurut Anindya, optimisme tersebut juga didasarkan pada capaian kinerja Perseroan hingga Semester I-2026 yang juga moncer dan sesuai harapan.

Dari segi perolehan pendapatan bersih, misalnya, BNBR berhasil membukukan capaian hingga Rp2,59 triliun, atau tumbuh sebesar 45,84 persen dibanding realisasi revenue pada periode sama tahun sebelumnya, yang tercatat masih sebesar Rp1,77 triliun.

Tak hanya itu, Perseroan juga berhasil menorehkan laba usaha sebesar Rp301,53 miliar, naik Rp222,84 miliar atau 283,21 persen dibanding periode sama di 2025 yang sebesar Rp78,68 miliar. 

Di lain pihak, EBITDA BNBR sepanjang enam bulan pertama 2026 juga positif, dengan capaian senilai Rp423,04 miliar, naik signifikan Rp295,21 miliar atau 230,93 persen dibanding periode sama 2025 yang masih Rp127,83 miliar.

"Kami tentu bersyukur mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian dan kondisi ekonomi global yang tidak kunjung menentu. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim mulai menunjukkan hasil," ujar Anindya.

Anindya menjelaskan, lonjakan pendapatan bersih BNBR ditopang oleh kenaikan pendapatan sejumlah unit usaha, antara lain kenaikan pendapatan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group yang naik Rp 450,76 miliar (256,1 persen) sebagai dampak konsolidasi PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

Lalu juga capaian kinerja PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group yang naik Rp232,58 miliar (56,2 persen), serta PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group yang naik Rp120,96 miliar (10,2 persen).

(taufan sukma)

SHARE