MARKET NEWS

Pendapatan Turun Dua Digit, RANS Raih Laba Rp25,6 Miliar di Semester I-2026

Rahmat Fiansyah 24/08/2026 19:23 WIB

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mencatat kinerja yang beragam dalam enam bulan pertama tahun 2026.

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mencatat kinerja yang beragam dalam enam bulan pertama tahun 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mencatat kinerja yang beragam dalam enam bulan pertama tahun 2026. Pendapatan perseroan turun dua digit, namun laba bersih justru naik signifikan.

Dalam laporan keuangan auditan RANS yang diterbitkan Senin (24/8/2026), pendapatan emiten media milik artis Raffi Ahmad ini turun 13,2 persen menjadi Rp149 miliar. 

Penurunan pendapatan tersebut terjadi pada dua lini bisnis RANS, yakni hiburan dan lifestyle yang turun 10,1 persen, sedangkan segmen penjualan produk berupa makanan, minuman, hingga kecantikan turun lebih dalam sebesar 20,4 persen.

Sumber pendapatan RANS dari segmen hiburan dan lifestyle berasal dari production house, acara, dan ticketing Rp44,0 miliar, konten media sosial Rp42,3 miliar, serta duta merek dan talent management Rp19,34 miliar. Segmen ini berkontribusi sekitar 71 persen terhadap keseluruhan pendapatan RANS.

Meski pendapatan turun, RANS berhasil menekan beban pokok pendapatan sehingga laba kotor hanya turun 8 persen menjadi Rp64,2 miliar. 

Selain itu, RANS juga menekan beban penjualan dan administrasi, sehingga laba operasional naik 25 persen menjadi Rp33,6 miliar. Kenaikan laba operasional ini mencerminkan langkah efisiensi yang dijalankan perseroan dapat meningkatkan profitabilitas.

Selain itu, RANS juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp31,6 miliar. Alhasil, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 12,5 persen menjadi Rp25,6 miliar.

Dari laporan arus kas (cashflow), kinerja RANS juga cukup solid. Arus kas dari aktivitas operasi melesat 73 persen menjadi Rp35,7 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. Kenaikan tajam ini berasal dari pertumbuhan penerimaan kas dari pelanggan serta efisiensi pembayaran kepada pemasok dan karyawan meski operasional dan pajak meningkat.

Pada periode ini, RANS juga memberikan dividen tunai untuk pemegang saham sebelum IPO sebesar Rp19,5 miliar dan membayar utang Rp6,75 miliar. Dengan begitu, kenaikan kas dalam enam bulan hanya sebesar Rp8,4 miliar, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang meningkat Rp55,3 miliar.

Hingga 30 Juni 2026, posisi kas dan setara kas mencapai Rp108,5 miliar. Piutang usaha turun tipis menjadi Rp94,1 miliar. Secara keseluruhan, aset tetap stabil di angka Rp461 miliar dengan porsi aset tetap menjadi yang terbesar sekitar Rp146,9 miliar.

Liabilitas turun menjadi Rp115 miliar imbas penurunan pada pos utang bank jangka panjang. Adapun ekuitas mencapai Rp335,6 miliar dengan saldo laba sebesar Rp234,9 miliar.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE