Perkuat Segmen Ban Premium, Gajah Tunggal (GJTL) Buka Gerai Perdana Giti di Jakarta
PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) meresmikan gerai perdana Giti di kawasan Jakarta Selatan untuk memperkuat segmen ban premium.
IDXChannel - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) meresmikan gerai perdana Giti di kawasan Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemasaran produk bank premium milik perseroan dengan merek Giti.
Dalam pembukaan gerai tersebut, perseroan menggandeng Halo untuk menawarkan produk ban premium sekaligus layanan perawatan dan konsultasi.
Kepala Divisi Pemasaran PT Gajah Tunggal Tbk, Marcella Dewi mengatakan, pembukaan gerai ini bertujuan memperkenalkan merek Giti kepada khalayak yang lebih luas di Indonesia.
"Kami ingin hadir lebih dekat dalam keseharian konsumen, memberikan akses yang lebih mudah terhadap produk ban berkualitas global yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (23/8/2026).
Giti merupakan produk yang dihasilkan PT Gajah Tunggal Tbk untuk seluruh jenis kendaraan. Bank tersebut dipasarkan secara global dengan teknologi yang dikembangkan di Jerman bersama GITI Tire Germany GmbH.
Marcella menjelaskan, Giti Flagship Store Halo Ban menawarkan tiga jenis ban premium, yakni GitiControl P10, ban dengan performa ultra-tinggi yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan dan tingkat kebisingan rendah. Selain itu, ada juga ban GitiSportS2 yang menjanjikan kendali dan daya cengkeram optimal pada permukaan jalan basah maupun kering serta GitiXcursion yang menawarkan daya tahan dan stabilitas di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi kinerja, perseroan terus mencatatkan capaian positif. Di semester I-2026, penjualan bersih naik 5,6 persen menjadi Rp8,52 triliun, didorong oleh kinerja penjualan yang kuat di pasar domestik, sehingga mengimbangi penjualan ekspor yang lesu.
Selain itu, perseroan juga mencatat penurunan biaya bahan baku yang mendongkrak sisi profitabilitas. Margin laba kotor tumbuh dari 18,7 persen menjadi 21,1 persen meskipun terdapat dampak negatif pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS.
Peningkatan penjualan dan margin yang lebih tinggi akhirnya menghasilkan kinerja operasional yang kuat. EBITDA meningkat dari Rp1,13 triliun menjadi Rp1,46 triliun sepanjang Januari-Juni 2026.
Kinerja operasional yang kuat, didukung penurunan biaya keuangan serta keuntungan dari selisih kurs yang berasal dari tranlasi aset dalam mata uang asing, membuat laba bersih meningkat dari Rp451 miliar di semester I-2025 menjadi Rp796 miliar pada semester I-2026.
Selain GITI, PT Gajah Tunggal Tbk juga tercatat memiliki sejumlah portofolio merek ban lainnya. Merek-merek tersebut yakni GT Radial, Gajah Tunggal, IRC Tire, dan Zeneos.
(Rahmat Fiansyah)