MARKET NEWS

Perluas Pasar Material Handling, Kobexindo (KOBX) Masuk Bisnis Solusi Intralogistik

Taufan Sukma Abdi Putra 22/08/2026 20:26 WIB

UPC System Jungheinrich yang terbaru merupakan solusi inovatif yang lebih kompetitif untuk industri pergudangan dan logistik di Indonesia.

Perluas Pasar Material Handling, Kobexindo (KOBX) Masuk Bisnis Solusi Intralogistik (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) terus berupaya memperluas cakupan bisnisnya demi memaksimalkan kinerja di tahun ini dan masa mendatang.

Terbaru, emiten industri alat berat tersebut secara resmi berekspansi ke jenis usaha solusi intralogistik terintegrasi, sebagai bagian dari pengembangan bisnis material handling yang selama ini digeluti.

Jika sebelumnya kinerja lebih banyak bertumpu pada bisnis penyediaan unit forklift dan alat berat sejenis, kini KOBX mulai bergerak ke bisnis solusi intralogistik, yang mencakup peralatan, sistem penyimpanan, hingga dukungan terhadap operasional gudang.

"Kami sengaja memperluas penawaran di segmen material handling ke arah (solusi intralogistik) sana, seiring dengan makin meningkatnya kebutuhan pelaku industri terhadap sistem pergudangan yang lebih efisien, terukur dan terintegrasi," ujar Direktur Utama Kobexindo Group Andry B Limawan, dalam keterangan resminya, Jumat (21/8/2026).

Lini bisnis baru ini, rencananya bakal dikelola Perseroan melalui salah satu anak usahanya, yaitu PT Kobexindo Equipment, dengan memperkenalkan sejumlah teknologi pergudangan dari Jungheinrich.

Salah satunya yaitu adalah pengenalan AntOn Pick-to-Light (PTL) System, yang untuk pertama kalinya diperkenalkan ke pasar Indonesia, sebagai bagian dari pendekatan Jungheinrich dalam mendukung proses warehouse picking yang lebih terstruktur dengan memanfaatkan sistem panduan visual untuk membantu operator dalam mengidentifikasi lokasi dan jumlah barang yang perlu diambil.

Selain AntOn, Jungheinrich Showcase juga memperlihatkan UPC Shuttle Racking System, yang dirancang untuk mendukung pemanfaatan ruang penyimpanan secara lebih optimal, serta Electric Forklift seri EFG yang menawarkan solusi material handling bertenaga listrik untuk berbagai kebutuhan operasional gudang dan distribusi.

Andry menjelaskan bahwa UPC System Jungheinrich yang terbaru merupakan solusi inovatif yang lebih kompetitif untuk industri pergudangan dan logistik di Indonesia.

Dengan didukung sistem autonomous/terprogram yang memungkinkan sistem bongkar muat berjalan lebih efisien dan efektif, sehingga dapat meningkatkan produktifitas," ujar Andry.

"Kobexindo berkomitmen untuk terus memperluas portofolio solusi material handling dan intralogistik sekaligus memperkuat dukungan kepada pelanggan melalui layanan purna jual dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing," ujar Andry.

Hingga triwulan II-2026 lalu, KOBX berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,02 triliun, tumbuh 13,2 persen dibanding realisasi pendapatan pada periode sama di 2025.

Pertumbuhan tersebut diklaim Andry terutama ditopang oleh penjualan unit alat berat yang melonjak hingga 47 persen secara tahunan (year on year/YoY).

"Capaian kinerja ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi produk, baik berdasarkan tipe maupun merek, terbukti memberikan kontribusi lebih maksimal terhadap pertumbuhan penjualan kami," ujar Andry.

(taufan sukma)

SHARE